Jakarta –

Read More : Dampingi Prabowo Bertemu Bos-bos Jepang, Erick Thohir Ungkap 27 Kesepakatan Kerja Sama

Layanan Internet Satelit Starlink Elon Musk Segera Diluncurkan di Indonesia Jadi dibandingkan internet kabel atau internet tetap, mana yang lebih stabil?

Seperti yang Anda ketahui, secara umum ada tiga jenis koneksi untuk terhubung ke dunia maya: Mobile Broadband atau Seluler, Fixed Broadband, dan Satelit.

Berbeda dengan satelit-satelit sebelumnya, Starlink merupakan satelit orbit rendah Bumi (LEO) yang posisinya lebih rendah dibandingkan orbit Bumi (GEO). Tentu saja, LEO memberikan latensi yang lebih cepat dibandingkan GEO.

Bagaimana perbandingan jaringan kabel dan satelit Starlink? Dikutip dari Sparklight, Rabu (8/5/2024) Baik menggunakan satelit orbit rendah atau internet kabel menjanjikan akses internet berkecepatan tinggi.

Penundaan dapat menjadi ukuran jenis layanan yang dapat diandalkan antara internet kabel dan satelit orbit rendah. Delay adalah waktu ketika pengguna mengeluarkan “perintah” seperti mengklik link hingga jaringan merespons “perintah”. Latensi diukur dalam milidetik atau milidetik (ms).

Di sisi lain, latensi mengacu pada stabil atau tidaknya koneksi Internet. Semakin rendah latensinya, semakin baik koneksinya.

Internet satelit biasanya memiliki latensi 500 md, tetapi Starlink memiliki latensi antara 25 md dan 50 md. Sedangkan kecepatan internet kabel bisa lebih rendah, mencapai sekitar 11ms hingga 19ms.

โ€œStarlink memberikan latensi yang lebih baik dibandingkan internet satelit biasa, internet kabel memberikan hasil latensi yang lebih baik dibandingkan Starlink,โ€ tulis Sparklight.

Untuk menjaga konektivitas Internet Starlink, SpaceX juga telah meluncurkan ribuan satelit ke orbit rendah Bumi. Pengguna juga perlu memiliki perangkat dan antena untuk menerima sinyal internet Starlink.

Kondisi cuaca seperti hujan lebat atau badai salju dikatakan mempengaruhi sinyal Starlink. Sedangkan internet kabel tidak akan terganggu karena terkubur di dalam tanah sehingga kecil kemungkinannya terpengaruh cuaca.

Kekurangan dari internet kabel adalah akses fiber di Indonesia sangat bermasalah. Selain biayanya yang mahal, letak geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan wilayah pemukiman yang tersebar membuat layanan kabel membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Tonton video “Layanan Internet Satelit Starlink Elon Musk Masuk Legal RI” (agt/fyk)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *