Jakarta –
Read More : Usai Temui Menhub, Erick Thohir Ungkap Ada Regulasi Logistik Mau Direvisi
Pada kuartal pertama tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tertunda 4,87% tertunda sebesar 4,87%. Itu 3,51% di Pandemi Kooide-1 atau 2011 hingga 2011.
BPS Amaleia Adingganganga. Presiden tekanan Donald Trump AS (AS) adalah pusat ketidakpastian global.
“Ekonomi Indonesia masih 4,87%, ekonomi Jio-in dan faktor geopolitik dapat tumbuh 4,87%,” kata Amanluzia, “kata Amanlia,” kata Amanlia, Senin, Senin.
Berdasarkan laporan AFP, ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 5% setelah 2021. 5% dari kuartal ketiga adalah 4,94%, kuartal -20 dan kuartal 495% I -2025 4,87%.
Tekanan dialami pada kuartal pertama 2025 dibandingkan dengan beberapa negara pada kuartal pertama 2025. Ekonomi Malaysia adalah 4,4%, Korea Selatan, 0,1%, dan 0,3%.
Pada kuartal pertama 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berkontribusi 54,53%dengan konsumsi domestik pada kuartal pertama 2025. PMTB mengikuti 27,03%, tetapi tumbuh sebesar 2,12%.
Komponen pengeluaran yang tumbuh tinggi adalah 6,78% tumbuh dan didukung oleh semakin banyak dan meningkatkan nilai gas dan perjalanan pariwisata eksotis. Di sisi lain, konsumsi pemerintah, yaitu 5,88% dari pemerintah.
Dalam kasus sektor bisnis, sektor pertanian telah mendaftarkan pertumbuhan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan 10,52%. Setelah sektor pertanian mengalami atau penurunan 3,54%, kinerja ini berbanding terbalik pada tahun yang sama.
“Sektor pertanian tahun ini adalah peningkatan untuk meningkatkan produksi permintaan beras dan jagung tahun lalu dan 151,45% dan 39,02%.”
Tonton video “Panggilan AME memiliki peluang ekonomi yang baik di bidang infrastruktur”:
(Bantuan / Dingin)