Jakarta –
Read More : Kata Sule soal Pesan Mahalini Kurangi Rokok dan Jangan Nikah Dulu
Artis senior Puput Novel meninggal dunia pada 8 September lalu. Kepedihan karena ditinggalkan perempuan berusia 50 tahun ini masih dirasakan adiknya Novel Mentari.
Karena penyesalannya, Mentari masih memikirkan Puputa. Itu tentang rencana untuk bekerja sama dalam sebuah album.
“Iya, aku sebenarnya sudah beberapa hari ini memikirkannya, aku minta maaf kenapa tidak terjadi lebih cepat, kenapa tidak lebih cepat, karena kupikir kalau kakakku tidak segera pulang, kita akan hidup. lebih lama lagi,” ujarnya. Rumpi Tanpa Rahasia di Trans TV 2024 12 September
Bintang Single Part 2 itu sudah merencanakan untuk tahun 2021. untuk menggarap album bersama Puput Novel. Pada saat itu, dia sangat ingin memulai.
“Rencananya dia ingin menggarap album kakaknya, Pangeran Hussein dan kami, dan aku ingin menggarapnya bersama. Kakakku menginginkannya karena sudah lama tidak mengerjakannya,” ujarnya.
Novel Mentari mengaku baru mengetahui penyakit Puput satu setengah tahun lalu. Saat itu, kata dia, sang kakak tidak menunjukkan kondisinya dan berjuang untuk tetap sehat.
“Aku tidak tahu kalau kakakku sakit. Saat aku membicarakannya (album), tidak diragukan lagi kalau dia sakit. Aku tahu kakakku sakit 1,5 tahun yang lalu. Jadi aku ingin mengajak adikku a Banyak kali dia mengatakan bahwa sepanjang waktu dia sakit dan terlihat sehat,” katanya.
Saat Puput Novel dibawa ke rumah sakit, Mentari bergegas menghampirinya. Ia pun sempat berbincang dengan sang kakak untuk terakhir kalinya.
“(Kata Puput) Dia nggak cantik, nggak cantik. Aku hanya sedih karena dia masih sakit. Aku bilang, Kak, aku menyelamatkan kucingnya karena kita suka menyelamatkan kucing. Terakhir kali dia ngobrol, dia bertanya tentang kucing, ” dia menyimpulkan. Simak video “Air Mata Ibu Sepeninggal Puput Novela” (mau/wes)