Jakarta –
Read More : Final Piala FA: MU Harus Banting Tulang & Sangat Beruntung untuk Menang
WhatsApp telah memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengatur notifikasi untuk reaksi terhadap pembaruan status mereka. Artinya, pengguna nantinya bisa memilih apakah ingin menerima notifikasi atau tidak ketika ada yang membalas update status WhatsApp miliknya.
Seperti Instagram Stories, status WhatsApp akan hilang setelah 24 jam. Pengguna dapat berbagi foto, video, teks, dan catatan suara sebagai statusnya. Mereka juga dapat bereaksi terhadap status pengguna lain menggunakan emoji.
DetiKINET dilansir PhoneArena, Senin (29/4/2024) dengan fitur yang ditemukan WABetaInfo pada WhatsApp versi Beta terbaru di Android (v2.24.9.29), pengguna akan memiliki opsi untuk mematikan notifikasi atas reaksi tersebut, oleh karena itu memberi mereka kontrol lebih besar atas notifikasi yang mereka terima di platform.
Perubahan ini terjadi di tengah meningkatnya tren aplikasi perpesanan yang memberi pengguna lebih banyak kontrol atas pengaturan notifikasi mereka. Banyak pengguna menganggap notifikasi terus-menerus mengganggu dan membosankan.
Dengan pembaruan ini, WhatsApp mengikuti tren ini dan memberi penggunanya kontrol lebih besar atas cara mereka menggunakan aplikasi.
Perlu diketahui bahwa fitur ini masih dalam pengembangan sehingga belum tersedia untuk semua pengguna WhatsApp. Namun, fakta bahwa fitur ini sedang diuji menunjukkan bahwa fitur ini dapat diluncurkan lebih luas pada pembaruan mendatang.
Fitur baru dari WhatsApp ini merupakan perubahan yang disambut baik bagi pengguna yang ingin lebih mengontrol seberapa sering perangkat mereka mengirimi mereka notifikasi.
Fitur ini memungkinkan mereka untuk menyesuaikan pengaturannya dan menghindari dibombardir dengan notifikasi untuk setiap reaksi terhadap pembaruan status mereka, terutama dalam situasi di mana ada banyak kontak yang harus dilacak. Tonton video “WhatsApp akan meluncurkan fitur pengingat untuk akun yang jarang dihubungi” (jsn/fay)