Jakarta –
Read More : Inflasi November 0,30%, Dipicu Kenaikan Harga Bawang Merah-Tomat
Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia (Dappen BRI) berhasil memperoleh sertifikasi Pedoman Manajemen Risiko ISO 31000:2018 dari British Standards Institution (BSI) Indonesia.
Sertifikasi ISO 31000:2018 merupakan standar internasional mengenai prinsip, sistem, proses dan persyaratan penerapan sistem manajemen risiko atau enterprise risk management (ERM).
Proses sertifikasi dilakukan melalui audit independen yang ketat oleh lembaga sertifikasi yang diakui secara internasional. Standar ISO 31000:2018 Dappen BRI menerapkan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, mengevaluasi dan memitigasi risiko, mendukung keberlanjutan program dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya peserta dana pensiun.
Agus Vinardoño, Ketua Dewan Pengawas DAPEN BRI, mengatakan perolehan sertifikat ISO 31000:2018 tidak hanya menjadi prestasi membanggakan bagi DAPEN BRI, namun juga membuktikan komitmen DAPEN BRI dan seluruh pemangku kepentingan terhadap manajemen risiko yang baik dan implementasi internasional. Adalah. Standar. “Penerapan standar ISO 31000:2018 memungkinkan Dapen BRI untuk secara proaktif mengatasi tantangan risiko seperti risiko operasional, keuangan dan strategis. Hal ini akan memungkinkan Dapen BRI untuk memberikan standar pelayanan prima internasional, memastikan kredibilitas dana pensiun yang dikelola sejalan dengan misi Deepen BRI, mendukung visi mencapai keberlanjutan,” kata Agus pada 5 Mei 2025. Demikian keterangannya tertanggal Minggu 1 Januari.
Sementara itu, Dickie Rosano, CEO Dapen BRI, mengatakan Dapen BRI akan berupaya meningkatkan sistem manajemen risiko yang lebih baik pada setiap aspek penting proses bisnis dan akan mengambil langkah-langkah strategis yang lebih efektif untuk mendukung keberlanjutan Dapen BRI di masa depan.
Saksikan video “129 Tahun Inovasi dan Pelayanan Hebat BRIA di Indonesia” (hnu/ega)