Jakarta –

Read More : Bos OJK Beberkan Tantangan Berat: Berantas Investasi Bodong-Judi Online

Pemerintah Daerah (PEMDA) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para investor yang ingin berinvestasi dan berinvestasi di Gorontalo.

Limono Hippi, anggota komisi kedua Republik Demokratik Rakyat Korea di Gorontalo, mengatakan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi jika berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan pembangunan daerah.

“Tentunya kita harus melihat situasi saat ini secara realistis, karena kita membuka ruang seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi ke arah tersebut,” kata Limono, Minggu (17/8). . 11/2024).

Salah satu investor yang memberikan manfaat bagi masyarakat Gorontalo adalah PT Biomass Jaya Abadi (BJA) yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan merupakan salah satu perusahaan penyedia devisa ekspor daerah.

“Alhamdulillah belum sesempurna yang dilakukan BJA, dan apa yang diharapkan masyarakat selama ini mungkin lebih atau jauh dari sempurna, tapi setidaknya kita melihat BJA masih mempunyai itikad baik. Komunitas yang ada adalah bagaimana masyarakat di Pohuatu berusaha untuk tumbuh sebagai sebuah pemerintahan.”

Misalnya saja hal positif yang dilakukan BJA adalah jika perusahaan lain menggunakan kendaraan di luar daerah, mereka membayar pajak di daerah asal, namun semua armada yang digunakan BJA memiliki nomor Pohuwato. Flap Artinya, pajak masuk ke wilayah Pohuatu, pajak menjadi sumber pendapatan utama wilayah tersebut, dan kemudian kembali lagi ke masyarakat yang ikut program.

Mixon Yapanto, Ketua Komisi Kedua Republik Demokratik Rakyat Korea di Provinsi Gorontalo, mengatakan pada kesempatan itu bahwa kunjungan partainya merupakan bagian dari festival pembuatan harapan. Kali ini saya ingin mendengar informasi yang beredar dari BJA.

“Jadi kami sudah mendengar penjelasan pengelola mengenai permasalahan di sini, pada dasarnya sesuai dengan regulasi yang ada,” kata Mixon.

Meski begitu, ia berharap hadirnya investasi ini akan membawa dampak positif, terutama bagi peningkatan perekonomian masyarakat sekitar, sehingga jika ada kendala di sektor tersebut sebaiknya segera diselesaikan. Seharusnya yang ada bukan masyarakat yang diuntungkan, melainkan masyarakat yang dirugikan. Keberadaan perusahaan ini bisa dinikmati semaksimal mungkin oleh masyarakat Popayatu, apalagi dekat dengan tempat wisata.

“Tentunya kami berharap investasi ini dapat membawa manfaat ekonomi bagi Kabupaten Gorontalo, khususnya masyarakat Pahuatu, dan saya kira kami sudah melakukannya,” kata Mixon.

Burhanuddin, Direktur PT BJA, mengingat besarnya porsi ekspor wood pellet BJA terhadap pendapatan daerah, tentunya BJA sebagai perusahaan tetap memenuhi ketentuan dan kewajiban terkait pengelolaan hasil hutan. Secara khusus, pembayaran PSDH DR hingga saat ini berjumlah sekitar Rp 47 miliar, yang selanjutnya akan dihasilkan melalui mekanisme ini sebagai bagian dari pendapatan pokok daerah. (rd/rir)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *