Jakarta –
Read More : 5 Manfaat Rajin Minum Teh Hijau Setiap Hari, Salah Satunya Cegah Risiko Kanker
Ternyata Hutan Kintamani tidak hanya memiliki tempat wisata yang terkenal dan indah, namun juga terdapat pasar. Pasar yang berada di tengah hutan ini memiliki suasana yang berbeda dengan pasar pada umumnya.
Karena letaknya yang berada di tengah hutan, pasar ini terasa sejuk dan sejuk. Namun pengunjung yang baru pertama kali datang mungkin akan merasakan rasa takut, apalagi jika datang sebelum matahari terbit.
Suasana horor tersebut didukung dengan banyaknya dedaunan kering di atap-atap pedagang. Banyaknya daun karena pasar berada di tengah hutan, meskipun ditebang, masih banyak daun yang berguguran. Kapan pasar dibuka?
Pasar ini merupakan pasar tradisional Kintamani yang buka setiap 3 hari sekali atau hanya setiap Pasu (penanggalan Bali) setelah hitungan Triwari. Apa yang dijual?
Seperti pasar pada umumnya, pasar ini menjual sayur-mayur, buah-buahan, aneka kuliner seperti bubur khas Bali dan pisang goreng, serta banyak penjual barang bekas mulai dari baju santai, celana panjang, hingga jaket.
Lokasinya mudah ditemukan karena dekat dengan tempat wisata populer Kintamani, lebih tepatnya di belakang Pasar Seni Geopark Batur. Agar lebih mudah, cari saja alamat Pasar Seni Geopark Batur di Maps
Bagi Anda yang ingin mengunjungi pasar ini, jangan khawatir, Anda tidak perlu menyiapkan uang untuk membeli tiket karena tiket masuknya gratis.
Ingatlah bahwa pasar ini tidak buka setiap hari, melainkan hanya tiga hari sekali. Jika ingin berkunjung pastikan datang pada hari yang tepat agar pasar tidak tutup.
Bagaimana dengan traveller, adakah yang pernah ke pasar ini?
____________
Artikel ini telah tayang di detikBali Saksikan video “H+3 Idul Fitri, 3500 Pengunjung Kagumi Sunset di Kintamani” (wkn/wkn)