Jakarta –
Read More : Produksi Beras Menipis Awal Tahun 2025, Zulhas Pastikan Stok Aman
Menteri Keuangan Shri Mulyani Indrawati menyampaikan pesan penting terkait peran pajak dalam keberlangsungan bangsa dan negara. Menurutnya, tanpa penerimaan pajak, Indonesia tidak akan mampu mencapai tujuannya sebagai negara maju.
Hal itu disampaikan Sri Mulyani dalam rangkaian acara perayaan Hari Pajak Nasional Luar Biasa yang diselenggarakan oleh Direktur Jenderal Pajak (DJP).
“Untuk terus menjaga NKRI, membangun negeri ini dan bangsa kita, maka cita-cita yang ingin kita capai, menjadi negara yang makmur dan berkeadilan, tidak mungkin tercapai tanpa adanya penerimaan pajak negara,” ujarnya. Mulyani, dalam sambutannya di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (14/7/2024).
“Dengan demikian pajak merupakan tulang punggung sekaligus alat yang sangat penting bagi bangsa dan negara untuk mencapai tujuannya (menjadi negara maju),” imbuhnya.
Shri Mulyani menyatakan DJP Kementerian Keuangan akan terus menjalankan tugasnya untuk mencapai target penerimaan pajak negara. Upaya ini didukung dengan perbaikan dan penguatan sistem yang berkelanjutan.
Pada tahun 2024, pemerintah menargetkan penerimaan pajak mencapai Rp 1.988,9 triliun. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan penerimaan pajak nasional pada tahun 1989 yang hanya sebesar Rp 13 triliun.
“Kalau di sini ada kantor pajak, tempat saya bisa disebut KPP. Lebih kecil lagi ya? Dan kalau dilihat timeline dari era reformasi, tahun 1999 atau 2000 masih Rp 400 triliun. Teman-teman DJP. “APBN bertanggung jawab secara hukum untuk mencapai target Rp 1.988,9 triliun,” jelasnya.
Menurut Sri Mulyani, DJP mempunyai tanggung jawab yang besar untuk mencapai tujuan tersebut. Ia menilai beban yang memperburuk persepsi masyarakat terhadap DJP terlalu berat.
“Nggak ada siapa-siapa, mau dipajaki, nggak ada siapa-siapa. Tapi ini tugas konstitusi dan tugas negara, bukan untuk kita tapi untuk kebaikan masyarakat. Jadi Saudara (DJP) melakukan hal yang luar biasa.” pekerjaan.” dia berkata .
Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengatakan angka Rp1.988,9 triliun bukanlah target yang tidak mungkin tercapai. Oleh karena itu, partai berkomitmen memastikan setiap langkah DJP dibarengi dengan perbaikan.
Insya Allah Bu, dengan dukungan teman-teman dan pemangku kepentingan di sini, kami akan berusaha mencapainya. Jadi bukan hanya kemampuan saja yang kami punya, tapi bantuan, usaha, dukungannya sangat kami harapkan, kata Suryo. , dalam pidatonya. (shc/kil)