Jakarta –
Read More : Harry Kane Produktif Sekali, Bikin Rekor Baru!
Angkatan Laut (Al), bersama dengan komunitas, membongkar laut di daerah Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten. Pembongkaran ini berada di bawah instruksi Presiden Probowo Subanto.
Diarahkan bahwa pembongkaran dapat dilakukan di pagar 2 kilometer (km) per hari. Ini termasuk komandan brigadeiro utama Jakarta Jakarta Tni -Gearta Tni (Laut) Harry Indorto. Diharapkan bahwa langkah ini akan membuka akses ke nelayan yang pergi ke laut.
“Kami di sini di Subantian Prabowo dari Presiden Angkatan Laut Indonesia, untuk nelayan yang akan pergi ke laut,” kata Harry di Regency Al Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, dikutip di Antara pada hari Sabtu (18/1025).
Harry mengatakan pagar pembungkus terarah dapat dibuat hingga 2 kilometer dalam satu hari. Tujuannya dianggap realistis ketika melihat banyak kesulitan yang telah mengalami Angkatan Laut Indonesia dalam pembongkaran.
“Tampaknya tidak mungkin jika kita mengambil 30 kilometer dalam satu hari, kita akan mendefinisikan mekanisme, setidaknya tujuan saya adalah dua mil hari ini,” katanya.
“Selain itu, apa yang ditanam bulan lalu, jadi itu akan membuat ingatan itu sulit,” lanjutnya.
Juga, kapal besar seolah -olah dia bisa memasuki lokasi pagar karena laut tidak terlalu dalam. Kondisi ini hanya dapat mencakup memobilisasi kapal kecil yang membantu nelayan di sekitar lokasi.
Proses pembongkaran dilakukan secara manual, yaitu, menarik tali bambu yang terkait dengan perahu nelayan. Dia berharap mendapatkan bantuan dari lembaga dan lembaga yang relevan untuk menghapus seluruh pagar laut dalam beberapa hari mendatang.
Harry juga menjelaskan bahwa pagar harus bertabrakan karena dia mengganggu kegiatan nelayan dalam mendapatkan kehidupan. Tentang laut juga dianggap ilegal karena dibangun tanpa lisensi yang jelas.
Sebelum itu, Kementerian Maritim dan Perikanan (KCP) memimpin penyegelan 30,16 km dari sekitar laut, yang terletak di pantai Kabupaten Tangerang. Dia masih menjelajahi orang yang bertugas memasang pagar.
Manajer Umum Pengawasan Maritim dan Perikanan dan Memancing (KCP) Pung Nugroho Saxono mengatakan partainya menerima rencana komunitas untuk mencabut pagar makanan laut di air laut.
“Jika sebenarnya ada informasi ini, itu sangat bagus dan kami sangat berterima kasih,” kata Pung dalam sebuah pernyataan tertulis.
Ombudsman Indonesia juga mengeksplorasi dugaan administrasi administrasi di pagar laut, dan partainya juga mengatakan ada jumlah sementara 9 miliar kerugian nelayan rp. (SHC / HNS)