Jakarta –

Read More : Murahnya Kulkas Side by Side 436L Murah di Transmart Full Day Sale

Nvidia sudah lama dikabarkan akan memasuki bisnis prosesor untuk desktop, dan kini CEO Nvidia Jensen Huang telah mengonfirmasi kabar tersebut.

Di CES 2025, Nvidia menghadirkan Project Digits, komputer yang sangat kecil untuk AI. Perangkat ini menggunakan CPU yang dikembangkan oleh Mediatek.

“Anda tahu, kami mempunyai rencana besar,” kata Huang pada presentasinya, mengacu pada prosesor desktop 20-core yang akan dikembangkan secara terpisah dari Project Digits.

Mediatek memiliki tujuan serupa, dan komentar Huang menunjukkan bahwa perusahaan Taiwan tersebut juga ingin memisahkan CPU desktopnya dari Nvidia.

“Sekarang mereka dapat mengirimkannya kepada kami, dan mereka dapat menyimpannya untuk diri mereka sendiri dan bekerja di pasar. Jadi ini adalah situasi yang saling menguntungkan,” tambah Huang.

Huang juga percaya bahwa Nvidia dapat menjembatani kesenjangan antara OS Linux yang digunakan oleh sebagian besar pengembang AI dan Microsoft Windows yang banyak digunakan oleh konsumen awam.

Artinya dengan menggunakan teknologi Microsoft yang disebut Subsistem Windows untuk Linux, komputer yang sama dapat digunakan untuk kedua sistem.

Sebelumnya Nvidia juga mengumumkan sedang mengerjakan CPU untuk PC, dan akan menjadi saingan CPU besutan AMD dan Intel yang telah mendominasi pasar selama bertahun-tahun, dan kemudian Qualcomm akan bergabung.

Niat Nvidia untuk berekspansi ke CPU desktop sudah terungkap sejak Oktober 2023. Namun, saat Nvidia dikabarkan bekerja sama dengan AMD untuk menggarap chip ARM yang akan dirilis pada 2025, seperti dilansir detikINET dari The Verge, Kamis (9). /1 /2025).

Sedangkan untuk CPU ARM untuk PC, pemain utamanya saat ini adalah Apple dengan lini Apple Silicon dan Qualcomm dengan lini Snapdragon X Series. Tonton video “Video Perangkat Nvidia Baru: Tutorial Game Robot Chip Baru” (asj/asj)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *