Jakarta –
Read More : Viral Desain Stasiun Kereta di China Wujudnya Mirip Pembalut
Baru-baru ini, Senator DPD RI Niluh Djelantik yang terpilih periode 2024-2029 kembali lantang berbicara mengenai situasi terkini di Bali. Salah satunya saat menjadi tamu di podcast Dedi Corbusier ‘Close the Door’.
Di sana, Mbok Niluh Jelantik menangis ketika menceritakan keadaan Pulau Dewata saat ini. Beberapa permasalahan yang diangkatnya adalah penganiayaan terhadap penduduk lokal dan wisatawan lokal oleh wisatawan serta aktivitas seksual bebas.
“Ini yang terjadi hari ini, ada WNA jauh-jauh ke bandara menabrak orang dan kendaraan, ada WNA menabrak perempuan di tengah jalan, ada WNA menabrak polisi dan masih banyak lagi. yang lain. . Banyak hal terjadi,” katanya di podcast.
Ucapan Mbok Niluh menarik perhatian netizen. Mereka berbondong-bondong menuliskan opini dan komentar mengenai keadaan Bali saat ini. Di media sosial, misalnya X, banyak cuitan yang mengungkapkan keprihatinan warganet terhadap Bali
“Wisatawan di Bali santai saja, bahkan pemerintah Bali tidak tegas, tidak ada batasan. Beda dengan negara di luar Indonesia, kalau melanggar aturan yang mereka buat, bodoh sekali, kalaupun anak orang kaya tetap saja harus membayar denda.” Kalau tidak, kamu akan diusir dari negaranya,” komentar @dims**ds.
“Saya orang Bali, saya muak banget dengan kelakuan orang asing di sini. Selain itu, polisi lalu lintas juga melihat orang asing telanjang tanpa helm, tapi bukannya mengejar, mereka malah mengusirnya. Setidaknya kami memungut denda, warga setempat. yang razia bayar dendanya,” kata @sl4****n. .
“Saya di tim mbok niluh, masyarakat Bali akan menegakkan hukum anda terhadap orang asing yang lucu-lucu ini..dan pemerintah daerah harus tegas dalam memberikan izin kepada orang asing tersebut..untuk bekerja, berlibur dan penduduk setempat. Tidak mau nama mereka untuk bisnis atau properti mereka. Untuk meminjam…,” @SiM* *Oh menjerit.
“Tadi malam aku nonton podcast yang sama Mbok Niluh Jelantik…heh sedih banget dengan apa yang terjadi di Bali saat ini. Budaya Bali sepertinya kurang begitu diapresiasi oleh wisatawan mancanegara, apalagi bule,” sahut yang lain. .
“Dengarkan podcast Daddy Corbusier dan Mbok Niluh Djelantik. Sedih dengar pernyataan pasir sudah tidak ada lagi. Dulu kalau motor ketinggalan kuncinya aman. Dulu pasir terkenal dengan sebutan “Balini” .Orang tidak berani mengambilnya karena takut mendapat karma.” Iya, sekarang kita takut dengan turis asing 😢,” kata netter.
Saksikan video “Rasa Laverin Kambing Thiangadi yang Viral di Bali” (Tanya/Tanya)