Jakarta –
Read More : Mau Tahu Gaji di Jepang 2024? Segini UMR dan Kenaikannya Per Tahun
Menteri BUMN Erick Thohir menyinggung meningkatnya jumlah serangan siber. Menurut laporan, 2 miliar serangan dunia maya terjadi dalam 25 jam.
Hal itu disampaikan Erick pada pembukaan Mandiri Digital Tower di Jakarta Barat. Ia kemudian menceritakan pengalamannya terkait serangan siber yang terjadi pada Asian Games 2018 di Palambang.
“Sebelumnya, saya melihat kurang dari 2 miliar serangan dalam 25 jam, dan saya berada di Konferensi Game ASEAN membangun platform yang sama pada tahun 2018, bagaimana memastikan bahwa serangan digital tidak merusak siaran pada saat itu. Informasi berkelanjutan tentang koleksi koin perak, dll.
Menurutnya, perkembangan digitalisasi yang terus berlangsung dapat berdampak positif dan negatif. Tidak jarang perkembangan digital disalahgunakan hingga menimbulkan kerugian.
Oleh karena itu, Erick menilai transformasi digital mempunyai peranan yang serius. Ia kemudian mencontohkan ledakan ratusan pager di Lebanon yang menewaskan sembilan orang.
“Dunia sedang berubah dan arahnya serius, baik kebijakan ekonomi, baik politik maupun politik, digital memainkan peran yang mengerikan, mungkin baik, mungkin buruk. Bayangkan ratusan pager bisa meledak bersamaan, 9 orang tewas . “Ratusan orang terluka,” katanya.
Oleh karena itu, ia mengingat pentingnya keamanan siber bagi perusahaan untuk melindungi bisnisnya. Erick yang merupakan Ketua Umum PSSI membandingkan keamanan siber dengan sepak bola.
Jadi, keamanan siber harus jadi tameng utama kalau Bank Mandiri mau maju. Ya, kadang di sepak bola, kemenangan terbaik kadang datang dari pertahanan terbaik. Percuma kalau kita dapat 3 poin tapi menerima 4, kan? Bukan pertahanan pribadi, karena hasilnya 0-0 dan 1-1,” jelasnya.
“Tetapi kenyataannya begini, pertahanan terbaik haruslah benteng dan sebelum maju tidak mungkin kalau kita tidak menjaga diri dari wilayah tersebut,” tutupnya.
Tonton videonya: 3 poin dari analis keamanan siber tentang layar biru Windows yang besar
(setiap hari/hari)