Klungkung –
Read More : Cuma di TN Way Kambas, Bisa ‘Berburu’ Gajah pada Malam Hari
Sebuah kejadian meresahkan terjadi di Nusa Penida ketika seorang turis muda ditemukan terdampar di tengah tamasya singa laut.
Sebuah video viral memperlihatkan seorang anak terdampar di luar angkasa di atas lautan Nusa Penida. Acara ini pun menjadi pemandangan menarik bagi wisatawan di Pantai Diamond, Klungkung, Bali. Wisatawan yang sebelumnya fokus memotret lokasi tersebut langsung teralihkan dari pemandangan tersebut.
Kejadian menegangkan itu diunggah Komedian Christian Giacobbe pada Senin (15/7/2024). “Ya Tuhan,” dia terdengar berseru dalam video.
“Seorang gadis kecil terjebak di zip line di Nusa Penida, dia pasti takut,” tulis Chris.
Meski menakutkan, anak itu tak mau menyerah begitu saja. Ia menggoyangkan kakinya agar serigala terbang yang ia tunggangi maju ke depan. Terlihat bahwa mereka perlahan-lahan mendekati tujuan mereka. Namun usahanya tidak mudah karena kembali gagal.
Video tersebut menjadi viral dan telah dilihat lebih dari 200 kali serta mendapat ratusan komentar.
“Terlalu ringan. Harusnya lebih kecil,” keluh warganet.
“Tidak cukup berat dan tidak ada tali penarik daruratnya,” sahut yang lain.
“Rahasia bertahan hidup: jangan percaya apapun yang menjanjikan kamu aman di dunia ini,” keluh yang lain.
Selain itu, netizen juga mengapresiasi sikap sang anak yang bukannya takut, malah berusaha sekuat tenaga untuk pergi kemana pun ia pergi.
“Dia berani dan pintar, dia baik, dia tidak takut, dia melakukan apa yang harus dia lakukan,” tulis warganet.
“Wow. Dia baik-baik saja. Aku pingsan,” sahut yang lain.
Karena
Saya mengutip detikBali, Selasa (16/7/2024) yang terjadi pada Jumat (7/12/2024). Kapolsek Nusa Penida Ida Bagus Putra Sumerta pun membeberkan alasan dibalik adanya Flying Fox.
Dari keterangan pengawas boarding Gusti Bagus Adiwijaya mengatakan, penumpang tersebut terjebak sekitar pukul 11.00 Wita (macet) akibat hembusan angin dari arah berlawanan, dan keadaan macet sekitar tiga menit. Dia berkata. Sumerta.
Ia menjelaskan, alien tersebut mampu bergerak kembali saat angin mendorongnya kembali. Usai kejadian tersebut, Polsek Nusa Penida memeriksa lebih dekat mobil yang tertutup tersebut.
“Untuk penutupannya sudah dilakukan sejak tahun 2024. 12 Juli karena masalah perizinan. Kami juga memantau untuk memastikan tidak ada pelanggaran lebih lanjut,” ujarnya.
Awalnya, Satpol PP Klungkung dan Damkar Dewa Putu Suwarbawa menjelaskan, kendaraan tersebut rupanya tidak memiliki izin pengoperasian.
“Kami akan tutup mulai 2024. pada tanggal 12 Juli sampai dengan usaha tersebut mendapat izin. Dalam pertemuan yang kami adakan, mereka sepakat siap mengurus izin sebelum dibuka kembali,” jelas Suwarbawa saat dikonfirmasi detikBali, Senin. (15/07/2024).
Saksikan video “Infrastruktur Utama Nusa Penida Rusak” (wkn/wkn)