Jakarta –
Read More : Erick Kaget Ada Banyak Suntikan Modal Negara buat BUMN di 2020-2021!
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengumumkan peluncuran Toyota Veloz Hybrid di Indonesia. Mereka tidak membantah atau membenarkan sepenuhnya kabar tersebut, melainkan hanya meminta doa.
Vice President PT TMMIN Bob Azam mengatakan Veloz merupakan mobil segmen B yang sangat digemari di Indonesia. Oleh karena itu, mobil ini tidak mungkin diluncurkan dalam varian hybrid.
“Mohon doanya. Ini yang menjadi perhatian kita, kenapa? Karena Avanza-Veloz itu segmen menengah ya? Jadi kita ingin segmen-segmen ini ikut dan berpartisipasi (di pasar hybrid),” kata Bob Azam saat berdiskusi dengan tim informasi. BSD. , Tangerang Selatan, pada Rabu sore (10/09).
Saat ditanya kepastian kapan Veloz Hybrid akan diluncurkan di Indonesia, Bob belum memberikan jawaban pasti. Ia hanya menjelaskan, “memperbaiki” teknologi hybrid pada mobil bertenaga rendah bukanlah tugas yang mudah. Karena berkaitan dengan harga jual mobil.
“Mengimplementasikan teknologi ini di segmen ini saja bukanlah tugas yang mudah. Kami adalah perusahaan yang berpikir dalam jangka panjang,” ujarnya.
Bob juga menyinggung kandungan lokal Veloz yang sudah sangat tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, jumlahnya juga harus seimbang saat meluncurkan versi hybrid. Sekali lagi, ia berbicara tentang dukungan pemerintah untuk menjaga harga tetap terjangkau.
“Kami selalu positif (meluncurkan mobil hybrid baru ke pasar), kami hanya butuh bantuan pemerintah agar lebih terjangkau,” ujarnya.
Tanda kehadiran Toyota Veloz Hybrid semakin menguat setelah munculnya nomor mesin W102RE-LBVFJ dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Dasar Perpajakan Kendaraan Bermotor dan Alat Berat Tahun 2024 Tahun 2024.
Kode tersebut konon merujuk pada Veloz hybrid. Dua model Veloz hybrid, yakni W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT dan W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS, diduga masuk dalam perintah Menteri Dalam Negeri. Nilai penjualan W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT tercatat sebesar Rp 264 juta, sedangkan nilai penjualan W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS sebesar Rp 284 juta.
Perlu diketahui bahwa nilai jual bukanlah harga model sebenarnya. Harga jualnya umumnya lebih tinggi dibandingkan NJKB. Tonton video “5 Fakta Menarik Toyota Hilux Rangga: Bisa Apa Saja dan Harga Menarik!” (sfn/rgr)