Manchester –

Read More : BSI Bayar Bagi Hasil Sukuk ESG Pertama pada September 2024, Cek Tanggalnya

Manchester United berhenti belanja pemain mahal. Di era baru pelatih Ruben Amorim, yang diprioritaskan adalah memanfaatkan skuad dan pemain akademi yang ada.

Di era pelatih Erik ten Hag mulai 2022, Manchester United mengeluarkan dana Rp 11 miliar untuk pemain. Kebanyakan dari mereka adalah pemain muda yang berusia di bawah 20 tahun.

Ada yang bersinar, tapi banyak pula yang gelap. Misalnya Lisandro Martinez yang dianggap bagus, namun Antonio dianggap gagal.

Menurut Telegraph, Manchester United kini ingin menghentikan belanja pemain pada dua jendela transfer berikutnya, yakni Januari 2025 dan Juli 2025. MU hanya menyiapkan anggaran yang “sederhana”.

Pelatih baru, Rubén Amorim, diharapkan bisa memoles pemain baru yang ada. Dua nama yang menjadi perhatian yakni Rasmus Hojlund dan Mason Mount.

Selain itu, Manchester United yakin Ruben Amorim mampu memoles para pemain akademinya. Garnacho dan Mainoo sudah membuktikan kemampuannya, Setan Merah berharap masih banyak talenta muda yang bisa dibanggakan.

Amorim sukses memoles pemain mudanya di Sporting CP menjadi calon pemain top. Yang paling terkenal adalah Victor Giocers.

Bisakah kamu menjawab tantangan klub, Amorim? (AP/NDS)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *