Jakarta –
Read More : Keindahan Kolase Nusantara Ditampilkan di Pameran Fitur 2025
Seekor monyet dengan tangan terikat menjadi viral di media sosial. Letaknya di Bukit Panderman dan merupakan kondisi terbaru.
Kepala Subbagian Wisata Hutan Kesatuan Pengintaian Hutan (KPH) Malang Adhi Susanto mengaku langsung berkoordinasi dengan Profauna dan Pengelola Gunung setelah mendapat informasi tersebut. Untungnya, tangan monyet yang terikat itu kini sudah terlepas.
“Berkoordinasi dengan Prof, kami mendapat informasi bahwa pada tanggal 22/09/2024, pihak pengelola melihat monyet tersebut sudah bebas, namun lengannya tergores dan sayangnya tidak diambil videonya,” kata Adhi, Jumat (27/09). ) . /2024).
Mendapat informasi tersebut, Perhutan KPH Malang datang bersama Profauna ke Bukit Panderman untuk melakukan penggeledahan. Untuk mengobati luka di tangan monyet. Namun monyet tersebut tidak ditemukan saat pencarian.
“Pada hari Selasa tanggal 24 September 2024 kami melakukan pencarian bersama Profauna dan pengurus LMDH Gunung Panderman. Namun pencarian tidak membuahkan hasil dan tidak ditemukan monyetnya. Sudah dirilis, kata Adhi.
Sejauh ini tim menduga tangan monyet tersebut diikat karena ada yang iseng. Namun belum diketahui pasti siapa yang tega melakukan aksi tersebut.
Dari situ, Adhi mengimbau masyarakat dan pendaki agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan tindakan serupa terhadap hewan apa pun yang ada di gunung. Sehingga kelestarian satwa di lingkungan alam tetap terjaga dengan baik.
“Untuk saat ini ikuti aturan yang tertulis di jalur pendakian. Kedua, jangan melakukan hal seperti ini karena jelas melanggar hukum dan ada sanksi pidananya dan jelas tertulis dalam peraturan perundang-undangan yang ada,” sarannya.
FYI, pada 16 September 2024, seorang pendaki menemukan seekor monyet dengan tangan terikat. Seorang pendaki mengabadikan momen melihat monyet tersebut dalam sebuah video yang terus diunggah ke media sosial. Saksikan video “Video: Kawanan Monyet Diduga Kelaparan di Perumahan Lumajang” (msl/msl)