Jakarta –

Read More : Jadwal MPL ID S15 Week 8 Hari Ketiga: Onic Vs Evos

Meta akhirnya angkat bicara dan meminta maaf karena menghapus postingan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim tentang Ismail Haniyeh.

Menurut perwakilan Meta, penghapusan postingan tersebut merupakan kesalahan operasional, dan konten tersebut kini muncul kembali di bawah label “berita”.

Sebelumnya, Meta mencap Hamas sebagai “orang dan organisasi berbahaya”. Itu sebabnya postingan Perdana Menteri Anwar dihapus dari Meta, seperti dilansir detikINET dari Reuters, Selasa (6/8/2024).

Postingan Perdana Menteri Anwar yang dihapus itu awalnya diterbitkan pada 31 Juli 2024, dan menyertakan rekaman panggilannya kepada perwakilan Hamas untuk menyampaikan belasungkawa atas kematian Haniyeh. Ia juga mengunggah foto pertemuan terakhir mereka di Qatar pada Mei lalu untuk menyampaikan belasungkawa kepada Haniyeh.

Perdana Menteri Anwar sangat marah karena Meta menghapus belasungkawanya untuk pemimpin Hamas Ismail Haniyeh. Ia pun memberikan teguran keras kepada Meta agar tidak menjadi corong Zionis Israel.

Dalam postingan Facebooknya pada Kamis (1/8), Anwar mengkritik tindakan Meta yang tidak menghormati dan menghina perjuangan rakyat Palestina sembari menghapus video, pesan belasungkawa, dan kritik atas terbunuhnya Ismail Haniyeh. Mengutip Al Jazeera, Anwar mengatakan unggahannya merupakan bentuk penghormatan terhadap pejuang yang berusaha membebaskan tanah air dari penindasan, dan tindakan Meta menghapusnya sangat tidak masuk akal.

“Peringatan keras saya kepada Meta, jangan menjadi pengecut dan alat penindasan rezim Zionis Israel!” dia berkata.

Akun Instagram Anwar memuat tiga postingan yang mengecam pembunuhan Ismail Haniyeh. Foto pertemuan dengan pemimpin Hamas juga dihapus dari platform sosial. Departemen Komunikasi Strategis dan Media Kantor Perdana Menteri Malaysia mengatakan dalam postingan Facebook bahwa tindakan ini jelas menunjukkan diskriminasi terhadap situasi di Palestina dan para pemimpinnya. Tonton video “Jenazah Ismail Haniyeh akan dimakamkan di Doha, Qatar” (asj/fay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *