Jakarta –
Read More : Cerita di Balik Wanita 45 Tahun Punya 44 Anak, Menikah Sejak Usia 12 Tahun
Menteri Sumber Daya Air dan Perikanan (Menteri KP) Sakti Wahyu Trenggono tengah menjajaki untuk mengundang salah satu perusahaan pelat merah China untuk berinvestasi pada budidaya benih atau keripik lobster di Indonesia.
Trenggono mengatakan: “Ada BUMN China yang menguasai 98% alat pertanian di Vietnam. Itu yang coba kita tarik ke sini, investasi ke sini. Mereka sudah melakukan riset di wilayah Kepulauan Riau (Kepulauan Riau). .” , dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (6 November 2024).
Trenggono mengatakan, hasil pertanian Vietnam sendiri sekitar Rp2.400 per tahun. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia tertarik untuk mengajak perusahaan-perusahaan tersebut berinvestasi di Indonesia.
Omset tahunannya Rp 2.400 juta jika dirupiahkan, kata Trenggono.
Trenggono menjelaskan, mengajak negara-negara sukses menanam kentang goreng merupakan cara pihaknya mengurangi penyelundupan kentang goreng.
Artinya penyelundupan benih lobster harus dikurangi, harus dihentikan. Saya sangat ingin dihentikan, tapi itu sangat tidak mungkin. Wilayah Indonesia berantakan dan anggaran yang tidak memadai untuk mengendalikannya. katanya ketika mereka bertemu setelah pertemuan. (di sana / das)