Jakarta –
Read More : Pemerintah Sebut Transmigrasi Bukan Geser Kemiskinan ke Tempat Baru, tapi…
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperkirakan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) akan mencapai 4 juta ton. Prakiraan ini disertai dengan peningkatan hasil padi lokal, yang dikatakan meningkat 50% dibandingkan tahun lalu.
Amran menjelaskan bahwa Inland Rice saat ini 2,2 juta ton. Awal tahun ini, penyerapan diperkirakan 1 juta ton. Lalu ada 2025. Ini akan meningkat menjadi 2,5 juta ton pada bulan April.
“Ini berarti bahwa pada bulan Mei, saham bisa berupa 4 juta ton di masa depan. Saham ini mungkin adalah saham terbesar yang kami miliki sejauh ini. Ini adalah kerja keras kami. Dalam krisis, El Nino adalah La Nina dan kami dapat melakukan olahraga yang luar biasa,” katanya pada pertemuan koordinasi.
Pencapaian ini bertepatan dengan produksi beras, yang diperkirakan akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Menurut Badan Statistik Pusat, meningkat 50% dari tahun lalu, kemudian meningkat sebesar 49% pada bulan Februari dan 51% pada bulan Maret.
Amran mengatakan pertumbuhan produksi adalah yang tertinggi dalam tujuh tahun. Karena itu, ia mengatakan penyerapan beras lebih tinggi.
“Pertumbuhan produksi pada waktu itu adalah bahwa kami juga merupakan produksi terbesar dalam tujuh tahun, dan dibandingkan dengan tahun lalu, itu mengevakuasi 50% dari Kementerian Pertanian, dan tidak mengatakan Kementerian Pertanian.” (Ada/ara)