Jakarta –
Read More : Samsung Digital Lighthouse School Dorong Digitalisasi Pendidikan di RI
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 triliun untuk mengatasi kekeringan produksi pangan di Indonesia. Uang yang dikeluarkan diambil dari anggaran kunjungan dinas, seminar, dan anggaran pembangunan Kementerian Pertanian.
Anggaran yang dialokasikan ini akan digunakan untuk pembelian benih, pipa, dan mesin pertanian bagi petani jagung dan padi sebagai pangan khusus.
“Kami mengumumkan anggaran untuk pembelian pipa-pipa, yang dulunya digunakan untuk gedung, digunakan untuk perusahaan lain, bengkel, kami keluarkan dulu dana yang tidak perlu, fokus pada diri sendiri dan membeli benih, pipa, mesin pertanian. petani,” kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2024).
Menurutnya, program bantuan kekeringan harus digalakkan sehingga dilakukan transfer anggaran sebesar Rp7 triliun. Pompa khusus dipasang untuk menjaga pasokan air di beberapa area pengolahan makanan.
Amran menjelaskan, sudah disiapkan 25.000 pipa, sejauh ini target tersebut sudah terpenuhi 70 persen. Daerah yang dipertimbangkan untuk pengadaan pipa adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
“Sekarang pipanya sudah mencapai 70%, sekarang sudah 30%. Kita harapkan kalau 25 ribu pipa sudah terpasang semua. Makanya Presiden bilang segera selesai 30%, Agustus nanti,” jelasnya.
Tonton juga videonya: Mengapa SYL Royal menjadi penyanyi, mengungkapkan hutangnya – Dia ingin membantu sukunya
(barang/kg)