Jakarta –

Read More : Pertamina Raih Penghargaan Internasional Bidang Investor Relations

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi mengumumkan tentang sosok berinisial T yang diduga seorang petaruh judi online (judol). Hal ini awalnya disinggung oleh Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani.

Budi Arie mengaku belum mengetahui siapa sosok berinisial T tersebut. Menurutnya, sebaiknya ia menanyakan langsung kepada pihak yang memberikan inisial tersebut.

“Ya, aku tidak tahu. Tanya orang yang memberikan inisialnya, kenapa kamu bertanya padaku? Apakah kita benar-benar punya telepati?” 7/2024).

Budi Arie mengaku tidak berkoordinasi dengan Benny selaku pihak yang menyebut inisial tersebut. Ia pun mengaku tak mencampuri laporan Benny ke Bareskrim Polri soal sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali perjudian online di Indonesia.

Menurut dia, sosok berinisial T itu hanya spekulasi. Untuk itu Satgas Judi Online tidak boleh melakukan intervensi terhadap kasus ini.

“Enggak bukan begitu, ini soal informasi yang sama sekali tidak kita inginkan, itu spekulasi. Kalau judol kita konsisten, tidak perlu spekulasi,” ujarnya.

Saat ditanya apakah benar pelaku bisnis judola adalah orang Indonesia, Budi Arie tak mau berkomentar banyak. Namun, ia meyakini sebagian besar pelaku kegiatan judol di Indonesia adalah masyarakat lokal.

“Enggak…semuanya ada di sini. Ya, sebagian besar ada di sini,” tutupnya.

Sebagai tambahan informasi, hal ini bermula dari Direktur BP2MI Benny Rhamdani yang mengetahui adanya perjudian online di Indonesia. Bisnis ini disebut-sebut dikuasai oleh seseorang berinisial T.

“Saya hanya ucapkan inisial T di depan. Saya ucapkan di depan presiden,” kata Benny dalam pidatonya pada acara pengukuhan dan pembentukan Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) di Kota Medan, terlihat di video yang diunggah BP2MI, Kamis (25/7/2024) dikutip detikNews.

Benny mengatakan, Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kaget mendengar laporannya. Benny meyakini, sosok T tidak pernah terpengaruh hukum di Indonesia meski identitasnya diketahui.

Benny mengatakan, sosok berinisial T itu ditemukan setelah BP2MI mengusut perjudian online yang dikontrol Kamboja dan melibatkan WNI. Benny bahkan mengatakan, pihaknya juga menemukan sebuah pesawat yang sengaja disewa untuk mengirim generasi muda bekerja di perjudian online di Kamboja.

Terkait hal tersebut, Benny memberikan klarifikasi kemarin di Bareskrim Polri. Namun Benny masih ragu membeberkan lebih lanjut siapa inisial T yang dimaksudnya. Solo menjelaskan keterkaitan T di balik kasus sindikat perdagangan kriminal (TPPO) dalam pengelolaan perjudian online di Kamboja.

(shc/rd)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *