Jakarta –

Read More : Benfica Vs Barcelona Masih 0-0, Cubarsi Kartu Merah

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan komitmen Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk meningkatkan perlindungan anak di Internet.

Komitmen tersebut dijalankan Komdigi bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Keduanya sepakat untuk membuat beberapa program, termasuk penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tata Kelola Perlindungan Anak dan Penyelenggara Sistem Elektronik.

Kemkomdigi dan KPAI mempunyai tanggung jawab bersama untuk memastikan anak Indonesia terlindungi dari ancaman kejahatan digital seperti cyberbullying, onlinestalking, eksploitasi pornografi anak, dan game online, kata Meutya Hafid, dikutip siaran pers dari media cetak, Rabu. (4). /11/2024).

Menurut Meutya, rancangan peraturan yang sedang berjalan ini memberikan landasan peraturan penting untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

“Saat ini RPP ini sedang melalui proses harmonisasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk KPAI. Kami menilai peraturan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan perlindungan anak di dunia digital,” imbuhnya.

Komdigi juga menerapkan berbagai strategi untuk melindungi ruang digital dari konten negatif. Hingga akhir November 2024, Komdigi telah memblokir lebih dari 5,3 juta konten game online melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Layanan aduankonten.id merupakan basis pelaporan masyarakat mengenai penyebaran konten negatif di Internet.

Meutya Hafid menekankan perlunya pemantauan adaptif agar sejalan dengan perkembangan teknologi. Saya yakin sinergi yang dicapai Komdigi dan KPAI akan membawa perubahan signifikan dalam melindungi anak di era digital saat ini.

“Peraturan terus kami perbarui agar tetap relevan dengan tantangan zaman,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden KPAI Ai Maryati mengapresiasi Komdigi yang terus berupaya melindungi anak-anak Indonesia.

“Saya melihat semakin banyak konten yang berhasil dihapus, ini merupakan komitmen nyata Kementerian Komunikasi dan Teknologi untuk menjaga keamanan ruang digital bagi anak-anak,” kata Ai Maryati.

Dalam sidang tersebut, Menteri Komunikasi dan Teknologi diwakili oleh Plt. Molly Prabawati, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media. Sementara itu, Ai Maryati dari KPAI didampingi Wakil Presiden KPAI Jasra Putra. Simak Video “Video iPhone 16 Belum Masuk RI, Menkominfo: Tunggu Komitmen Apple” (agt/fay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *