Jakarta –
Read More : Setelah De Jong, Gelandang Belanda Ini Juga Bisa Absen di Euro 2024
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengatakan, ada lebih dari 1.000 orang di DPR, DPRD, dan staf Sekjen. DPR / DPRD berpartisipasi dalam perjudian online.
Dijelaskannya, jumlah transaksi perjudian online di DPR RI mencapai 7 ribu. Tidak tanggung-tanggung, total nilai transaksi judi online per orang disebut-sebut mencapai ratusan miliar rupiah.
“Jumlah rupiahnya hampir 25 miliar masing-masing. Ya, dari ratusan hingga miliaran hingga beberapa miliar untuk satu orang. Jumlahnya secara umum. Deposito, deposito -uang. Jadi kalau dilihat dari pendapatannya. Sampai ratusan miliar,” kata Kompleks. DPR RI, pada Rabu (26/6/2024).
Kita sudah ajukan 63 ribu lagi ke DPR, DPRD dan sekretariat, hanya di sini (DPR RI) yang aktif, kalau bisa sekitar 7 ribu, berarti yang bisa dilakukan hanya 7.000?
Penjualan Judi Bisa Capai Miliaran, Berapa Penghasilan Anggota DPR RI?
Ditetapkan dengan Keputusan Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Perguruan Tinggi dan Anggota Perguruan Tinggi serta Tunjangan Bagi Anggota Perguruan Tinggi.
Berdasarkan perintah tersebut, gaji pokok Ketua DPR sebulan sebesar 5.040.000 riyal, gaji pokok wakil ketua DPR 4.620.000 riyal, dan gaji pokok anggota DPR sebulan 4.200.000 riyal.
Oleh karena itu, jika artis ini terpilih menjadi anggota DPR RI, ia berhak menerima gaji antara 4.200.000-5.040.000 ariary sesuai dengan jabatannya di lembaga tersebut.
Seperti halnya PNS lainnya, presiden dan anggota dewan juga mendapat kompensasi sesuai jabatannya. Semakin tinggi jabatannya, semakin besar pula keuntungan yang didapat.
Dalam catatan detikcom, beberapa infrastruktur dan besaran tunjangannya diatur melalui Surat Edaran Sekretaris Jenderal DPR RI Nomor KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 dan surat Menteri Dalam Negeri. Nomor keuangan S-520/MK.02/2015.
Dalam ketetapan tersebut, tunjangan DPR juga mencakup tunjangan istri, tunjangan anak, tunjangan gaji, biaya perkara, pinjaman, dan terakhir anggota DPR mendapat tunjangan jabatan.
Berikut rincian tunjangan anggota DPR: 1. Tunjangan terlampir
– Tunjangan suami/istri Rp 420.000 – Tunjangan anak (minimal 2) Rp 168.000 – Tunjangan lokasi Rp 9.700.000/bulan – Pajak (4 orang) Rp 198.000 Harga/paket Rp 2.000.0002. Tunjangan lainnya
– Tunjangan Rp 5.580.000/bulan – Tunjangan Rp 15.554.000/bulan – Tunjangan perbaikan anggaran Rp 3.750.000. Biaya perjalanan
– Tunjangan harian daerah Tingkat I (per hari) Rp 5.000.000 – Tunjangan harian daerah Tingkat II (per hari) Rp 4.000.000 – Biaya perwakilan daerah (per hari) Rp 4.000.000 (per hari) Rp 3.000.000.
Selain itu, anggota DPR juga mendapat sumber daya seperti anggaran pemeliharaan gedung perkantoran dan bahan bangunan. Artinya para penasehat tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk permasalahan tersebut, sehingga gajinya akan lebih “penuh”.
Dengan begitu, jumlah uang yang bisa dibawa pulang setiap bulannya sangat besar. Misalnya untuk keuntungan lain seperti di atas, total nilainya bisa mencapai Rp 32.584.000.
Soal gaji sebagai anggota DPR, mereka bisa membawa pulang sekitar 36.784.000 ariary per bulan. Kompensasi dan biaya hukum tidak termasuk.
(fdl/fdl)