Jakarta –
Read More : Pengusaha Bus Curhat Kesulitan Rekrut Sopir
Supermarket Jaringan Ritel Korea (Korea) GS dikatakan menutup semua toko Indonesia pada akhir bulan ini. Pada saat yang sama, output tampaknya bekerja secara normal sampai penutupan nanti.
Salah satunya seperti apa yang terjadi di outlet jatibening di supermarket GS, Bondok Gede dan Bekasi City.
Berdasarkan pengamatan AFP di tempat, Kamis (5.5.
Terkadang ada pengunjung yang bepergian atau membeli kebutuhan rumah tangga yang berbeda. Sampai sekarang, semua rak produk masih penuh. Makanan, minuman, sayuran, daging, produk olahan, makanan ringan, makanan Korea, dll. Untuk peralatan rumah tangga.
Ada beberapa bagian rak yang terlihat kosong, menunjukkan hanya kendala produk. Ada juga beberapa rak yang dapat dilihat pada pandangan pertama, tetapi bagian belakang produk kosong. Item alias hampir hilang.
Ini akan segera ditutup, tetapi tampaknya supermarket GS masih menjual sebagian besar produknya dengan harga normal. Hanya beberapa produk yang disediakan oleh diskon. Produk yang ditempatkan di keranjang di dekat kasir juga menerima diskon hingga 50%.
Selain itu, dua operasi tersedia dari sekitar lima meja harta karun, yang lain dimatikan. Sisanya berada di lantai dua gedung, yang meliputi toilet, kursi, dan Mussara, sementara bangku tampaknya dinaikkan di atas meja di sudut ruangan.
Setelah konfirmasi, salah satu kasir di layanan mengkonfirmasi apakah jaringan ritel Korea akan segera ditutup pada akhir bulan ini. Namun, perdagangan dinyatakan bahwa ia tetap terbuka di bawah merek lain yang akan dimulai pada pertengahan Juni.
“Jika GS ditutup, tetapi toko masih terbuka, kami akan mengubah kepemilikan,” kata bendahara ketika AFP bertemu di tempat itu.
“Ya, kami buka hingga 31 Mei, tetapi kami dapat buka lagi untuk minggu pertama atau 2 Juni,” jelasnya lagi.
Untuk informasi lebih lanjut, laporan tentang penutupan semua toko supermarket GS, mengkonfirmasi ketua Asosiasi Letching Bandara Indonesia dan Budihardjo Iduansjah, penyewa pusat perbelanjaan Indonesia (Hippindo). Jaringan ritel direncanakan hanya beroperasi hingga 31 Mei 2025, pada akhir bulan ini.
“Ya, ini sudah menjadi anggota kami dan kami sudah memiliki informasi. Ya.
Budiharjo percaya bahwa penutupan limpasan ini akan dilakukan oleh perusahaan karena pasar ritel Indonesia dengan supermarket GS diklasifikasikan sebagai kecil dan tidak berkembang. Secara khusus, pertimbangkan bahwa perusahaan ini hanya memiliki sekitar 10 toko.
“Mungkin tidak ada banyak cabang. Jika saya tidak mencapai 10 atau 9, pasar tidak cukup besar,” katanya.
Dia mengatakan bahwa semua toko dari mantan supermarket GS akan diambil alih oleh pengecer lain yang masih bekerja. Namun, sampai sekarang, dia tidak bisa melihat perusahaan mana yang akan mengambil alih.
“Ini belum cukup jelas, tetapi saya telah mendengar dari beberapa orang, itu akan lelah. Ya (supermarket GS), itu akan dibersihkan terlebih dahulu (penjual mengambil alih). Ini normal ketika menutup merek baru,” Budiharjo menjelaskan. (IGO/FDL)