Jakarta –
Read More : Jelang HUT ke-79 RI, Ada Replika Istana Garuda di Alun-alun Banjarnegara
Beberapa maskapai penerbangan membatalkan penerbangan ke Israel mulai Rabu (31/7/2024). Isu ini muncul seiring ketegangan antara Israel dan Lebanon yang terus meningkat.
Menurut Anadolu, pada Jumat (2/8/2024), ketegangan muncul setelah Israel membunuh di Beirut, Lebanon salah satu petinggi militer kelompok Hizbullah, yaitu Fouad Shukri pada Selasa (30/7).
Radio militer Israel melaporkan bahwa maskapai penerbangan Amerika, United Airlines dan Delta Air Lines memutuskan untuk menghentikan penerbangan mereka ke Israel. Media lokal juga membenarkan bahwa British Airways juga telah mengumumkan bahwa penerbangan tersebut ditangguhkan.
“United Airlines, yang memiliki 14 penerbangan mingguan ke Tel Aviv, telah memberi tahu pelanggannya tentang pembatalan penerbangan selama beberapa hari ke depan,” kata surat kabar itu.
“Delta telah membatalkan penerbangan Rabu dan Kamis ke New York,” kata surat kabar itu.
“British Airways juga telah mengumumkan pembatalannya, meski tidak jelas apakah pembatalan tersebut akan berlanjut hingga 24 atau 48 jam ke depan,” tulis surat kabar tersebut.
Maskapai penerbangan Austria dan Jerman juga membatalkan penerbangan ke Bandara Ben Gurion di Tel Aviv.
Sebaliknya, pada April tahun lalu, Israel menutup wilayah udaranya selama 7 jam sebagai respons terhadap rudal yang diluncurkan Iran. Sebelumnya, Israel melancarkan serangan udara terhadap kedutaan Teheran di Damaskus, yang menewaskan 16 orang, termasuk perwira senior Pasukan Quds Iran.
Sementara itu, dalam kasus yang sedang berlangsung, Israel mengumumkan terbunuhnya Shukri (63) pada Selasa (30/7) dalam serangan udara terhadap sebuah gedung di Beirut Selatan.
Hizbullah membenarkan terbunuhnya Shukri pada Rabu (31/7). Beberapa jam kemudian, kelompok perlawanan Palestina Hamas mengatakan bahwa Tel Aviv telah membunuh kepala kantor politiknya, Ismail Haniyeh, setelah serangan udara Israel di kediamannya di Teheran.
Haniyeh tiba di ibu kota Iran untuk berpartisipasi dalam upacara pelantikan presiden baru Iran, Massoud Pezeshkian. Ketakutan akan perang besar antara Israel dan Hizbullah otomatis meningkat.
Krisis ini terjadi ketika Israel melancarkan serangan di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 39.400 orang sejak Oktober lalu. Saksikan video “Tanah di Israel utara terbakar akibat serangan roket Lebanon” (wkn/fem)