Jakarta –
Read More : Hasil MU Vs West Ham: Setan Merah Keok 0-2
Ketika pesatnya perkembangan e-commerce, Sebuah kisah fiksi muncul dari seorang pengusaha muda asal sebuah kota di ujung timur Pulau Jawa yang bercita-cita membawa produk lokal ke kancah dunia, Febrianto Eka Wijaya (27) menciptakan fashion daerahnya sendiri. Sebuah merek bernama ootdsupply pada tahun 2017.
Sebelum memulai bisnis Febrianto atau Febri, biasa disapa Febri, bekerja sebagai sopir truk yang menjual roti di pinggir jalan; untuk bekerja di perusahaan telekomunikasi; Saya mencoba banyak pekerjaan hingga menjadi dropshipper. Tak disangka, Shopee menjadi inspirasi sekaligus titik balik kesuksesan Febri membangun ootdsupply sebagai dropshipper.
“Saya memulai usaha saya dengan sistem dropship dari shopee yang mudah dan tidak membutuhkan banyak modal. Pengalaman saya sebagai dropshipper membuat saya berani untuk mencoba membangun bisnis fashion sendiri karena saya melihat peluang pasar yang sangat besar di bidang ini. Dengan sedikit rasa percaya diri dan pengetahuan bisnis, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengamankan uang sebesar Rp 5 juta di ibu kota, tulis Fabri, Selasa (19/11/2024).
Hadirkan produk fashion dunia dari banyuwangi.
Kesuksesan ootdsupply ini tak lepas dari upaya Febri yang terus mempelajari dan menyempurnakan strategi bisnisnya, ootdsupply tidak hanya sukses di Indonesia saja, namun juga beberapa strategi yang diterapkan Febri. adalah sebagai berikut.
Penyelarasan untuk mencapai tujuan bisnis.
Febri menyadari bahwa tidak mungkin sukses berbisnis dalam satu detik dan konsistensi adalah kunci kesuksesan Febri karena ootdsupply gagal di awal Febri.
“Ketika kita memulai sebuah bisnis, kita tidak tahu kapan kita akan mencapai tujuan yang kita inginkan. Banyak kesulitan yang kita hadapi di awal-awal. Namun itu adalah bukti bahwa kita telah berusaha menciptakan desain produk baru yang lebih sesuai dengan pasar. Untuk membantu bisnis saya berkembang bahkan meningkatkan kredibilitas toko saya di shopee dengan menjadi seller shopee mall, saya harus terus berusaha tanpa putus asa,” jelas Sari, 27 tahun.
Bersikaplah berani untuk berinvestasi pada fitur e-commerce.
Febry menekankan pentingnya memahami dan menggunakan seluruh fitur dan program yang ada di Shopee, mengatakan bahwa penggunaan fitur dan program e-commerce yang tepat dapat membantu pengusaha mengoptimalkan potensi bisnisnya.
“Kita perlu memanfaatkan media sosial dan e-commerce sebagai saluran penjualan utama kita. Ketahui peluang dan program apa saja yang ada untuk bisnis kita. Kesuksesan Ootdsupply tidak lepas dari investasi yang kita peroleh dengan mengikuti kampanye bulanan Shopee. Iklan Shopee, gratis ongkos kirim XTRA dan perluasan fitur shopee live dan video shopee. Kami takut menerapkan fitur dan program yang efektif untuk bisnis kami, lanjutnya.
Beradaptasi dengan tren yang muncul
Di pasar yang serba cepat saat ini, para pengusaha fesyen harus terus berupaya menyesuaikan produknya dengan target audiensnya agar bisa beradaptasi dengan tren fesyen saat ini. Industri mode.
“Industri fesyen merupakan salah satu industri yang paling kompetitif. Sebagai pengusaha fesyen, kita perlu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan tren fesyen di masyarakat dan menawarkan produk-produk unik yang laris dibandingkan kompetitor, mendesain dengan harga bersaing dan menjaga kualitas produk terbaik. pungkas Febri.
Febri mempekerjakan 80 staf lokal di sekitar Banyuwangi dan mengirimkan produknya ke luar negeri. Tak hanya membuka lapangan kerja, ootdsupply kini telah mencapai omzet hingga miliaran rupee.
Bahkan pada tahun 2024, total ekspor melalui program ekspor Shopee akan meningkat 10 kali lipat dibandingkan tahun 2023. Sejalan dengan komitmen Shopee dalam mendukung UMKM, Shopee terus berupaya untuk memperkenalkan program-program yang akan mendukung pengembangan dan pertumbuhan jangka panjang. Kesuksesan jangka panjang UKM dan merek lokal di Indonesia.
Tonton juga videonya untuk melihat koleksi fashion yang akan ditampilkan di Front Row Paris 2024.
Simak penjelasan Google terhadap Kominfo yang meminta penghapusan “rapat” (prf/ega)