Jaket –

Kepala Diet Diety Nasional (BGN) Dadan Hindayana berjanji bahwa program makan tanpa nutrisi gratis (MBG) akan berlanjut di bawah Ramadhan. Penambahan yang dipilih oleh diet (SPPG) atau dapur MBG juga diadaptasi, yaitu. jenis makanan yang tahan lama.

“Misalnya, susu, telur, buah -buahan, kurma dan kemudian kue. Kami mencoba hari ini sayuran yang dapat bertahan selama 12 jam. Kemudian disesuaikan dengan kondisi di setiap area, tergantung pada bahan yang ada.

Daden menambahkan, selama Ramadhan ini, SPPG MBG Spitz sepulang sekolah. Makanan ini diharapkan akan dikonsumsi oleh siswa saat berbunyi cepat.

“Saku dibawa lagi pada hari berikutnya untuk digantikan oleh kasing (di sana) diisi sehingga tidak menyebabkan pemborosan,” kata Daden.

Di masa depan, BGN lebih suka terbang dan telur seperti menu makanan ke MBG. Selain menjadi menu yang baik untuk nutrisi untuk anak -anak, ayam dan telur, ini juga merupakan menu makanan yang sulit diakses terlalu banyak orang.

“Hanya 30 persen populasi Indonesia yang dapat membeli telur dan ayam,” katanya.

Selain itu, lanjutan Dadane, itu juga dapat membantu petani ayam dan telur dalam output mereka. Karena beberapa saat sebelum petani mengeluh karena pasokan mereka terlalu banyak dan sulit untuk menyerap pasar.

BGN memiliki tujuan yang mempengaruhi tahun target MBG 82,9 juta. Diperkirakan tujuan ini dapat dicapai pada bulan November.

“Jika itu 82,9 juta agen lari dan nutrisi suatu hari, telur menentukan telur, maka dibutuhkan 82,9 juta telur yang benar. Ini satu pon 16, maka dibutuhkan 5 juta ton telur per makan,” kata Daden.

“Kita harus menyinkronkan kebutuhan kita yang tumbuh dengan rantai pasokan. Mungkin telur sekarang lebih, lebih banyak ayam, tetapi jika tidak siap, suatu hari akan hilang,” pungkasnya. Tonton video “Video: BGN meminta menu makan pengumpan gratis di mana di media sosial” (DPY/UP)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *