Jakarta –

Read More : Ahmad Luthfi Promosi Investasi di Jateng: 32 Proyek-Bebas Premanisme

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengungkapkan, Program Gizi Gratis (MBG) ditetapkan sebesar Rp 15.000 per anak dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Namun penerapannya bersifat fleksibel untuk masing-masing daerah.

Perhitungan APBN-nya Rp 15.000 per anak, tapi fleksibel tergantung harga pangan di daerah, kata Dadan kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa pekan lalu.

Menurut Dadan, jika ada daerah yang anggarannya kurang dari Rp15.000 per anak, maka kelebihan dana tersebut akan disalurkan ke daerah yang memang membutuhkan anggaran lebih besar.

“Mungkin kurang dari yang kita kirimkan ke daerah-daerah yang membutuhkan anggaran lebih. Jadi itu perhitungan APBN per anak, tapi pelaksanaannya tergantung pelaksanaan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Dadan mengingatkan, dalam program MBG ini pihaknya tidak membeli parsel sembako melainkan membeli bahan baku untuk disiapkan di setiap SPBU di wilayah tersebut. Kalau menunya juga tergantung daerah masing-masing.

“Menunya tidak ditentukan oleh Badan Gizi, tapi Badan Gizi yang menentukan komposisi gizi secara nasional. Menunya akan ada ahli gizi di masing-masing bagian pelayanan, kita sudah tempatkan ahli gizi di setiap bagian pelayanan,” jelasnya.

Dalam program MBG, Dadan memastikan pangan lokal diutamakan. Pemerintah juga telah membahas ketahanan pangan, khususnya untuk meningkatkan pasokan MBG.

“Ini akan menambah kebutuhan yang ada saat ini, sehingga kita perlu mempersiapkan agar program MBG ini tercukupi terutama dari pasokan lokal. Tentu kita membutuhkan beras, ayam, telur, susu, sayur mayur, buah-buahan, bahan pangan seperti kelor. daunnya, akan menambah kandungan gizi makanan sehari-hari,” imbuhnya.

Sekadar informasi, program MBG akan dimulai pada Januari 2025. Tahap pertama akan menyasar 3 juta anak sebagai penerima manfaat dan akan berlipat ganda dalam 3 bulan ke depan.

Tonton juga videonya: Plt Gubernur Jakarta tentang Menu Katering Gratis: Tidak Membosankan

(acd/acd)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *