BANDUNG, Suaramerdeka.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) sepakat menjalin kerja sama.

Read More : Kampus Swasta Besar Umumkan Pengurangan Biaya Kuliah 50%, Simak Syaratnya

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara LPS dan ITB pada Kamis, 18 April 2024 di kampus ITB Bandung.

Ketua Pengurus LPS Purbaya, Judijs Sadeva, beserta Rektor ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah turut hadir dalam penandatanganan kerja sama tersebut.

Baca juga: Editing seri game Blue Archive bisa dijadikan referensi tontonan akhir pekan, simak rangkumannya dan lihat linknya di sini

LPS menaruh perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia dan dunia pendidikan pada umumnya.

Karena dampaknya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan di Indonesia, kata Purbaja dalam keterangan resmi yang dikeluarkan, Jumat, 19 April 2024.

MoU tersebut selanjutnya akan mencakup sejumlah bidang, termasuk akuisisi LPS dalam kegiatan pendidikan di ITB.

Baca juga: Program Pendidikan Islam Injil 2024 dan Program Bantuan Sekolah Islam Daftar sekarang di sini

Termasuk didalamnya penjabaran fungsi dan tanggung jawab LPS melalui pelayanan publik.

Misalnya, LPS harus terus meningkatkan kesadaran akan LPS untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap LPS.

Peningkatan kesadaran ini akan memberikan dampak yang paling besar terhadap kinerja fungsi LPS karena masyarakat akan semakin yakin dan yakin bahwa tabungannya aman karena dijamin oleh LPS.

Baca Juga: RA Kartini Belajar Agama di Bawah bimbingan KH Soleh Darat, Diawali Tafsir Al Fatihah, dan Minta Tafsir Dirikan Bahasa Jawa

“Harapannya sosialisasi ini dapat menjadi bagian dari pendidikan ITB baik bagi mahasiswa maupun masyarakat umum melalui pelayanan publik,” tambah Purbaja.

Kemudian kerjasama dalam penyelenggaraan penelitian dan kegiatan ilmiah. LPS dan ITB dapat melakukan kerjasama penelitian atau kegiatan ilmiah yang saling menguntungkan.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *