Goztepe –

Read More : Utang Pemerintah di Awal Prabowo Menjabat Tembus Rp 8.560,36 T

Kekerasan kembali terjadi di Liga Turki. Presiden Fenerbahce Ali Koc menjadi korban penyerangan penonton yang masuk ke dalam lapangan!

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (18 Agustus 2024) pada pertandingan Liga Turki antara Göztepe dan Fenerbahce. Kedua tim berpisah 2:2.

Ali Koc saat insiden dengan Sekretaris Jenderal Fenerbahce Burak Kizilkhan. Pasangan ini terlihat di pinggir lapangan setelah meyakinkan fans Fenerbahce yang belum masuk ke tribun.

Saat dia berjalan menuju tribun, Ali Koch melemparkan botol ke arahnya dari tribun. Dia mencoba membuang botol itu dan terjatuh, membuat tubuh tegaknya terjatuh.

Fenerbahce memprotes keras penyerangan terhadap Ali Koc. The Yellow Canaries menuduh penyerang memasuki lapangan menggunakan kartu akreditasi tim lawan.

“Tanpa alasan yang jelas, presiden kami diserang dari belakang oleh teroris sepak bola yang memiliki kartu akreditasi Göztepe. Setelah serangan mengerikan itu, pihak berwenang mengatakan mereka membawa pria tersebut ke klub untuk membuat pernyataan, namun ternyata pria tersebut terus melakukan hal tersebut. “Dia akan menonton sisa pertandingan menggunakan kartu akreditasinya,” demikian pernyataan resmi klub dari Fenerbahce.

“Tidak ada tindakan yang diambil terhadapnya, masyarakat mengetahui bahwa berkat perhatian wartawan, dia meninggalkan stadion sambil melambai dan berganti pakaian,” jelasnya.

Kerusuhan di Liga Turki bukan kali ini saja terjadi. Pada Maret 2024, suporter Trabzonspor memasuki lapangan dan menyerang beberapa pemain Fenerbahce.

Wasit juga menjadi korban kekerasan di Liga Turki. Wasit Halil Umut Meler dirawat di rumah sakit pada akhir tahun 2023 setelah diserang oleh bos MKE Ankaragücü Faruk Koca. Koca kemudian dilarang bermain sepak bola di Turki seumur hidup. Saksikan Fenerbahce WO dan Galatasaray menjuarai Piala Super Turki dalam waktu kurang dari satu menit (bay/mrp)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *