Jakarta –
Read More : Berkenalan dengan Interim CEO eFishery, Diaspora yang Kembali ke RI
Subholding Jasa Survei BUMN, Sukofindo terlibat dalam peningkatan keamanan sumber daya manusia (SDM) di wilayah termasuk Timika di Papua Tengah. Salah satunya dengan menggelar konferensi bisnis bersama Pemerintah Kabupaten Timika.
Kepala Cabang Sucofindo Timica Joko Julianto mengatakan, upaya tersebut untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, tenteram, dan ramah lingkungan.
“Kondisi lingkungan kerja yang baik berpengaruh positif terhadap produktivitas. Oleh karena itu, kami berkomitmen mendukung Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mewujudkan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Joko dalam keterangan resmi, Sabtu (13/7/2021). 2024).
Sucofindo sebagai perusahaan yang memberikan jasa inspeksi, pengujian dan sertifikasi membantu produsen untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan melakukan pemantauan lingkungan kerja dan sertifikasi alat angkat dan angkat.
Tak hanya itu, laboratorium dan pusat layanan normalnya tersebar di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua. Sucofindo melakukan survei lingkungan kerja untuk mengukur faktor kimia, fisik, kesehatan, mental, pekerjaan dan kebersihan. Juga jasa pemantauan lingkungan
Acara tersebut diresmikan oleh Bupati yang diwakili oleh Robert Kambu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika dan dihadiri oleh Paulus Yanenga, Kepala Perancis Kambu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika. Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Organisasi Daerah dan para pelaku usaha dari berbagai sektor.
Robert Kambu dalam sambutannya menekankan pentingnya kemitraan ini untuk memastikan perusahaan mematuhi Peraturan Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2018 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
“Kemitraan hari ini akan membantu perusahaan mencapai standar K3 yang lebih baik di industri manufaktur,” kata Robert.
“Kami mengapresiasi upaya Sucofindo dalam meningkatkan pengetahuan dan komitmen seluruh pelaku industri dalam pengelolaan unsur K3 di industri,” pungkas Robert. (fdl/fdl)