Jakarta –

Read More : Konsisten Perkuat UMKM, Pertamina Raih Penghargaan di Inabuyer Award 2024

Meski memasuki semester II tahun 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Cominfo) belum mengumumkan nilai lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz. Operator seluler Indosat Ooredoo Hutchison dan KSL Akiata pun menjawab pertanyaan tersebut.

Indosat Ooredoo Hutchison SVP Head of Corporate Communications, Steve Saerang, Indosat menghormati dan menaati arahan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Steve kepada detikINET, Senin (15/07/2024) “Kami menekankan pentingnya proses penawaran yang transparan, adil, dan efisien untuk mendukung pengembangan bisnis lebih lanjut industri seluler di Indonesia.”

“Kami akan memaksimalkan penggunaan spektrum frekuensi yang tersedia saat ini oleh Indosat untuk memberikan pengalaman hiburan kepada pelanggan yang didukung oleh jaringan distribusi dan layanan yang lebih luas yang kami miliki hingga wilayah pedesaan terpencil di tanah air,” ujarnya. Lebih lanjut, kata dia, Indosat berkomitmen mendukung Pemerintah dalam mempercepat pemerataan akses digitalisasi di Indonesia dan menyediakan layanan telekomunikasi kelas dunia, khususnya di kota-kota sekunder di luar ibu kota.

Hal serupa juga disampaikan KSL Akiata terkait penundaan rencana lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz.

“Kami mengikuti keputusan dan instruksi pemerintah yang menunda lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz, karena lelang frekuensi merupakan kewenangan pemerintah,” kata Riza Merza, Group Head Corporate Communications KSL Aqiata.

Sebelumnya, Direktur Jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail mengungkapkan, pemerintah diminta menunda lelang frekuensi yang seharusnya digelar pada bulan ini.

“Operator minta ditarik (lelang frekuensi). Mereka minta tidak terburu-buru,” kata Ismail saat ditemui di Menara Mega, Jakarta.

Adapun alasan tertundanya lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz, Ismail belum membeberkan secara pasti. Senada, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arieh Setiadi belum memutuskan jadwal lelang frekuensi baru tersebut.

“Menteri belum putuskan waktunya. Kita coba tahun ini,” ujarnya.

Sedangkan frekuensi 26 GHz yang direncanakan Cominfo memiliki bandwidth 2,7 GHz. Dari empat operator seluler yang aktif, semuanya sudah menyatakan minatnya untuk mengikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz.

Keunggulan frekuensi 700 MHz adalah jangkauannya yang luas. Sedangkan frekuensi 26 GHz memiliki keunggulan bandwidth yang tinggi sehingga cocok untuk teknologi 5G. Tonton video “Operator seluler khawatir dengan aksi Starlink di Indonesia” (agt/fai)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *