Jakarta –
Read More : Dengan Berat Hati, Petugas Tak Yakin Korban Selamat Jeju Air akan Bertambah
Taman Nasional Komodo akan menarik kapal pesiar besar untuk bersandar. Hingga ribuan wisatawan diundang untuk melihat daerah yang indah.
Kapal Motor Matahari Norwegia Pruz Ship (MS) meninggalkan air Taman Nasional Komodo, Mangagarai Barat, Nusa Tanggara Timur (NTT), Sabtu (15/15/2025). Kapal itu diangkut oleh 1.633 wisatawan asing (wisatawan) dan 895 kru.
Restoran dengan kapal pesiar dengan jalan Darwin di Bahama -Yustralia Strallia langsung menuju ke air Komodo. Turis yang membawa kapal melakukan perjalanan singkat di pulau Komodo.
II TPI secara langsung mengawasi proses tes imigrasi untuk para wisatawan dan kru kapal pesiar Charles Christian Direct, kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, kepala Charles Christian. Ia ingin memastikan bahwa layanan imigrasi dilakukan dengan cepat, akurat dan profesional untuk kelancaran aliran wisatawan asing, sambil memastikan kepatuhan dengan aturan yang berlaku.
“Saat kami mengunjungi kapal pesiar di Komoda Water, kami memastikan bahwa proses inspeksi dilakukan secara efektif tanpa mengurangi aspek inspeksi dan keselamatan,” kata Charles.
Persetujuan imigrasi dilakukan dengan agensi terkait lainnya, yaitu Bea Cukai Bajo Labuan dan LO. Labuan Labuan Bajo, yang merupakan anggota Bea Cukai, Imigrasi dan Kuartin (CIQ). Proses izin mudah. Tidak ada wisatawan atau kru imigrasi yang rusak.
“Tidak ada pelanggaran imigrasi dari hasil tes,” kata Charles.
Kapal pesiar akan datang ke Taman Nasional Komodo. Charles berharap kedatangan kapal pesiar dapat meningkatkan wawancara wisata sehingga dapat berdampak positif pada ekonomi regional.
Diketahui bahwa banyak dari 30.276 wisatawan dan kru yang membawa 30 kapal pesiar dan 12 kapal wisata (kapal pesiar) untuk 2024 dibawa ke Taman Nasional Komodo. Cruise dan Yacht berasal dari berbagai negara. Sebagian besar wisatawan berasal dari lima negara, yaitu Amerika Serikat, Australia Strelia, Inggris, Kanada dan Jerman.
— Baca seni lengkap