Jakarta –
Read More : Aneka Promo Shopee Sambut 17 Agustus, Ada Diskon 79%
Kini sedang populer bagi sebagian orang untuk berjualan melalui platform online. Berjualan online dinilai mudah dan praktis tanpa harus bertemu langsung dengan konsumen.
Namun, sebenarnya tidak mudah untuk berjualan melalui platform online. TV Christine merupakan salah satu kisah seorang penjual online yang telah menempuh perjalanan panjang dalam jual beli melalui platform online. Ia merupakan warga Bandung yang memulai bisnis online di bidang fashion dengan brand CDC sejak tahun 2012.
Dalam bisnis yang dijalankannya, ia menjual berbagai produk pakaian secara reseller melalui platform Blackberry Messenger (PBM). Produk yang ditawarkannya saat itu harganya terjangkau mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 100.000.
Selain itu, antara tahun 2013 hingga 2018, CDC memasarkan produknya lebih luas melalui Instagram. Ragam produk yang ditawarkan Christine tetap sama, namun upaya pemasarannya menjadi lebih profesional. Menggunakan foto produk berkualitas tinggi untuk menarik daya beli konsumen.
Christine diketahui membuka toko fisik di Bandung pada tahun 2016 yang akan beroperasi hingga tahun 2022. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk terjun langsung dan memperluas kehadiran mereka di pasar. CDC juga memperluas penjualannya ke e-commerce pada tahun 2018, sementara pesanan diproses secara manual di Instagram dan platform online.
CDC juga mulai menjual di TikTok Shop pada tahun 2021. Christine menciptakan strategi pemasaran unik untuk TikTok, dengan fokus pada streaming langsung dan teknik penjualan yang menarik daripada mengandalkan foto yang dipoles secara estetis.
“Strategi pemasaran menekankan pada daya tarik dan distribusi pemasok yang menarik sehingga menghasilkan peningkatan penjualan yang luar biasa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/11/2024).
Melalui TikTok Shop, CDC berhasil menjadikan ‘Minci’ sebagai nama panggung mereka dalam live streaming, yang dikenal dengan kepribadian Christine yang ceria, produk yang kuat, dan inovasi produk sehari-hari.
“Elemen-elemen ini membuat pelanggan tetap setia dan mendorong pembelian berulang,” lanjutnya.
Pada tahun 2024, CDC melihat pertumbuhan yang signifikan di TikTok Shop, dengan penjualan meningkat sebesar 127% dibandingkan Q3 tahun 2024. Kini pada tanggal 18 November 2024, CDC memiliki 1.575.628 juta pengikut, peningkatan pengikut sebesar 58%.
Selain itu, CDC juga melihat pertumbuhan positif di Q4. Alasannya adalah CDC telah mengadopsi sistem untuk menyederhanakan operasional dengan mempertahankan tim yang terdiri dari sekitar 30 staf internal. Pada awal tahun 2024, CDC akan merekrut 65 penjahit dari wilayah mereka untuk bekerja sebagai penjahit penuh waktu sepanjang tahun.
CDC saat ini mempekerjakan lebih dari 100 penjahit di Bandung dan Jakarta untuk memenuhi peningkatan permintaan produksi. Melalui CDC, Christine mempunyai rencana ke depan untuk mengembangkan dan memperluas cakupan usahanya agar lebih dikenal luas oleh masyarakat.
Christine mengatakan dia ingin memperluas jumlah akun untuk menjangkau lebih banyak konsumen, meningkatkan jumlah host, menawarkan peluang afiliasi, memungkinkan orang untuk menjual produk CDC tanpa memerlukan toko online sendiri, dan meningkatkan kapasitas produksi agar lebih besar untuk mendukung permintaan. .
“Terus merekrut tuan rumah untuk menyeimbangkan pertumbuhan penjualan dan kapasitas produksi serta tetap mengikuti perubahan tren fesyen agar tetap relevan di pasar,” ujarnya.
Ia yakin dengan strategi yang akan diterapkannya, CDC akan mampu terus tumbuh dan memperluas jangkauan penjualannya.
“Melalui strategi ini, CDC siap untuk terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan tren dan meningkatkan jangkauan dan efektivitasnya di pasar ritel fesyen,” tutupnya. (acd/ega)