Jakarta –
Read More : Momen Pelatih Lawan Cegah Messi Kena Kartu Merah
Batuk merupakan salah satu penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi jika Anda mengalami batuk pada malam hari, penyakit ini sangat mengganggu.
Sebab kebanyakan orang ingin beristirahat di malam hari setelah seharian bekerja. Sayangnya, batuk terus-menerus justru membuat sulit tidur, akibatnya kualitas tidur pun menurun.
Meski batuk merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh dianggap remeh. Faktanya, batuk bisa menandakan adanya gangguan kesehatan pada tubuh, apalagi jika berlangsung dalam jangka waktu lama.
Lalu apa saja penyebab batuk malam hari? Simak pembahasannya di artikel ini
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang batuk di malam hari. Menurut berbagai sumber, ada beberapa alasan di sini. asma
Penyebab pertama mungkin adalah asma. Penyakit ini menyebabkan saluran udara menyempit dan membengkak sehingga membuat penderitanya kesulitan bernapas.
Jika terjadi kekambuhan, penderita asma seringkali mengalami batuk terus-menerus pada malam hari dan dini hari. Selain itu, masih banyak gejala lain yang muncul saat asma kambuh lagi, mulai dari nyeri dada, sesak napas, hingga rasa lelah. Tidur yang buruk
Menurut situs Health, batuk di malam hari juga bisa disebabkan oleh posisi tidur yang salah. Posisi tidur lain yang harus dihindari adalah posisi tengkurap, karena dapat menghambat aliran oksigen akibat tekanan tubuh, sehingga berisiko menyebabkan sesak napas dan batuk. HERBA
Penyakit refluks gastroesofagus atau dikenal dengan GERD juga bisa menyebabkan batuk di malam hari. Sekadar informasi, GERD merupakan penyakit yang disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan. Penyakit ini dapat mengiritasi tenggorokan dan menimbulkan refleks batuk.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature menemukan bahwa GERD sama mungkinnya menyebabkan batuk kronis seperti batuk kering. Biasanya gejala ini terlihat pada malam hari.4. Radang paru-paru
Menurut Web MD, pneumonia adalah penyakit yang terjadi pada salah satu atau kedua paru-paru. Infeksi disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.
Nah, pneumonia juga bisa menyebabkan batuk kronis berupa batuk kering di malam hari. Setelah beberapa hari, kondisinya bisa berubah menjadi batuk basah dengan lendir berwarna kuning, hijau atau merah5. PPOK
Penyebab lain batuk di malam hari adalah penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), disebut juga penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit ini merupakan sekelompok penyakit paru-paru progresif, termasuk bronkitis kronis dan emfisema.
Sekadar informasi, emfisema merupakan penyakit yang dapat menghancurkan kantung udara di paru-paru dan menghambat aliran udara luar. Sedangkan bronkitis kronis merupakan peradangan dan penyempitan pada bronkus yang menyebabkan penumpukan lendir.
Oleh karena itu, kedua penyakit ini dapat menyebabkan batuk malam kronis sebagai reaksi alami ketika sistem pernapasan mengalami gangguan. Penderita PPOK juga mungkin mengalami gejala kelelahan dan sesak napas. Pertusis
Batuk rejan bisa menjadi salah satu faktor penyebab seseorang batuk di malam hari. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis.
Gejala batuk rejan mungkin termasuk batuk kronis yang tidak terkontrol. Faktanya, orang yang sakit mungkin tidak bisa bernapas dengan baik. Tetesan postnasal
Postnasal Drip adalah lendir yang mengalir atau menetes dari hidung ke bagian belakang tenggorokan. Penyakit ini dapat menyerang tenggorokan dan menyebabkan batuk. Hidung meler sering kali disebabkan oleh pilek dan flu. Cara Mengobati Batuk di Malam Hari
Ada beberapa cara mengatasi batuk malam agar detikker bisa kembali tidur. Simak cara-caranya di bawah ini seperti yang tercantum di website Kesehatan: Hindari debu atau rokok yang dapat menyebabkan batuk di malam hari untuk menghilangkan batuk dan sakit tenggorokan. Minum obat batuk di apotek.
Jika batuk tidak kunjung berhenti, sebaiknya segera ke dokter untuk pemeriksaan lanjutan.
Demikian penjelasan mengenai tujuh penyebab batuk malam hari dan cara menghilangkannya. Kami harap artikel ini bermanfaat. Simak video “Awas! Ini Jenis-Jenis Batuk yang Harus Diwaspadai” (ilf/fds)