Jakarta – Praktik goresan dalam gatal biasanya tidak dianjurkan karena berisiko cedera pada permukaan kulit. Tetapi pada kenyataannya, apa yang menyebabkan goresan sangat bagus?

Read More : Bill Gates Disebut Idap Sindrom Asperger, Kondisi Apa Itu?

Dikutip dari Healthline, pendiri Dermatology Mudgil, Dr. Ginger Vijay Mudgil menjelaskan bahwa gatal adalah perasaan yang dirangsang oleh sel -sel saraf kulit. Kondisi ini terkadang mendorong seseorang untuk menggaruk seseorang.

Menurut Moodgill, itu menggosok, menyebabkan rasa sakit. Pada tingkat yang sangat rendah, rasa sakit terjadi ketika goresan ditularkan ke otak untuk menghindari gatal.

Gejala nyeri pada tingkat ini juga melepaskan serotonin di otak, yang merupakan efek pada menciptakan perasaan nyaman. Sebaliknya, sinyal serotonin juga mengatur ulang gatal, yang dalam beberapa kasus disebut gatal, bukan alternatif alih -alih mengikis.

Moodgill berkata, “Naluri alami kita adalah menghapusnya (gatal) dan stimulus yang menyentuh (terkait dengan sentuhan) adalah respons spontan terhadapnya dengan cepat dan sementara,” kata Moodgill.

Karena hanya sementara, efek awal tidak bertahan lama. Setelah efek selesai, keberadaan gatal dan kemudahan setelah goresan akan diulang, jadi semakin banyak gatal, itu tidak akan hilang.

Tonton video “Video: Tonton perbedaan antara lupus, alergi dan infeksi!” (Di atas/atas)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *