Jakarta –
Read More : Bentuk Tanggung Jawab Sosial, Toyota Serahkan Sienta Welcab ke RS Ortopedi Soeharso
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) telah berdiri selama puluhan tahun. Namun hingga saat ini anggotanya masih berjumlah lima merek. Mengapa tidak ada anggota tambahan di tengah gempuran merek-merek baru?
Berdasarkan laman resmi AISI, lima merek yang tergabung dalam asosiasi tersebut adalah Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Oleh karena itu, merek eksternal itu tidak termasuk dalam keanggotaan.
Ketua Umum AISI, Johannes Lohmann, mengatakan merek sepeda motor lain bisa bergabung dengan asosiasi yang dipimpinnya. Namun, kata dia, syaratnya harus punya pabrik di Indonesia.
“Kalau jadi anggota sebenarnya ada syaratnya, harus punya pabrik dan sebagainya. Sejauh ini dipersilakan, kami sudah berdiskusi dengan mereka (merek lain), asal bisa menuruti, bisa saja. Coba pikirkan,” kata Luman di Pasar Mangu, Jakarta Selatan, Kamis sore (3/10).
Di saat yang sama, Luhmann juga mengungkapkan belum ada merek sepeda motor listrik China atau lokal yang bergabung dengan AISI. Sebab selama ini belum ada satupun yang terpenuhi secara bermartabat.
Namun ia bersyukur karena anggota AISI sudah menjual sepeda motor listrik yaitu Honda, TVS, dan Kawasaki. Anggota lain seperti Yamaha dan Suzuki kemungkinan besar akan menyusul dalam waktu dekat.
“Seperti yang saya katakan, AISI memiliki persyaratan dasar yang harus dipenuhi. Sejauh ini belum ada merek sepeda motor listrik yang bergabung dengan AISI, namun sejauh ini anggota AISI sudah memasarkan sepeda motor listrik,” ujarnya. Tonton video “Debut Dua Sepeda Motor Listrik Honda: Lebih Banyak Lagi!”