Jakarta – Kepala Kementerian Komunikasi dan Layanan Kesehatan Indonesia, Aji Mohwram, mengkonfirmasi keberadaan pertemuan dengan para profesor yang dijadwalkan pada hari Jumat (12/23/2025). Namun, AJI belum mengungkapkan rincian kegiatan yang ditekankan oleh para profesor.
Read More : 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh Jika Rutin Konsumsi Air Hangat Setiap Hari
Pesan yang terkait dengan seruan untuk diskusi strategis tentang pengembangan kesehatan nasional dipenuhi dengan media sosial. Beberapa percaya bahwa ini adalah mengikuti -bekerja dengan undangan profesor dari berbagai perguruan tinggi universitas medis dan pribadi.
“Pertemuan besok tentu saja merupakan bentuk transparansi dan kerja sama dengan para pemangku kepentingan,” Aji menjelaskan saat mengkonfirmasi Kamis (5/22/2025).
Aji mengklaim bahwa dia tidak dapat menanggapi lebih banyak tentang kemungkinan banyak profesor yang memilih untuk absen. “Kamu tidak tahu apakah akan ada atau tidak.”
Ini juga menanggapi keberadaan Asosiasi Medis Indonesia (AIPKI) sebagai posisi telepon yang diajukan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia pada 19 Mei 2025.
“Sebagai bentuk posisi dalam prinsip administrasi akademik, kami adalah Dekan 26 dari Academy of Medicine yang memutuskan untuk menghadiri Aibki tanpa menghadiri konferensi yang disebutkan pada hari Jumat, 23 Mei 2025 sebagai sarana untuk menjaga keamanan lembaga pendidikan, kedokteran, Universitas Indonesia.
Alasan tidak adanya profesor juga menyatakan keprihatinan tentang adanya negosiasi yang mustahil dan serupa, atau pengaruh pembentukan akun yang menarik peserta untuk mendukung semua kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Aipki mengklaim tidak menolak negosiasi dengan pemerintah, tetapi menginginkan proses komunikasi dalam pertemuan yang terbuka dan terbuka.
Dia menyimpulkan dengan mengatakan, “Aipki berharap bahwa pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan, akan membuka keterlibatan nyata yang mencakup lembaga pendidikan, kolesterium, dan organisasi spesialis.”
Lihat video “” Kemendiktintetek “tentang rencana PTN Plan Buka College of Medicine baru (NAF/KNA)