Jakarta –

Read More : Menkes Buka Suara soal Ramai Alat Kontrasepsi Usia Siswa dan Remaja

Menurut Kementerian Kesehatan (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia), lebih dari satu juta kasus kanker di Indonesia diperkirakan. Gambar ini disertai dengan tren kematian yang relatif tinggi karena kanker, mencapai 60 persen.

“Jumlah ini adalah sekitar 1 juta kanker. 408 ribu sekarang ditemukan. Jika kanker diperkirakan, bukan penyakit menular,” kata Dr. Siti Tarmiz, Kementerian Kesehatan, Direktur Pencegahan (P2PTM), direktur pencegahan penyakit non -hunikogumik.

“Pekerjaan rumah kami (pekerjaan rumah) adalah jumlah kematian, yang masih 50-60 persen,” lanjutnya.

Nadia menambahkan bahwa pria dan wanita paling sering ditemukan pada empat jenis kanker.

“Kanker payudara pertama, kanker serviks kedua. Nomor satu untuk kanker paru -paru pria, kanker usus nomor dua. Jika dalam kombinasi (pria dan wanita), kanker paru -paru nomor satu, kanker payudara nomor dua, kanker serviks nomor tiga, nomor empat adalah kanker usus besar,” katanya.

Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini dalam komunitas yang berhubungan dengan kanker. Secara khusus, pemerintah telah meluncurkan program CEK Health CEK (CKG) gratis, yang memiliki beberapa jenis kanker.

Namun, Nadia mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan masih menjadi hambatan bagi komunitas akar rumput.

Pertama -tama, masih ada banyak orang yang menyadari penelitian kanker dan dengan ragu -ragu karena takut diterima. Kedua, wanita masih memiliki banyak ibu yang tidak menerima izin dari pasangan mereka untuk melakukan penelitian kanker. Tonton video “Video Target Kemenkes: 514 Kota Regency Hospital memiliki layanan kanker yang cukup” (DPY/UP)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *