Yakarta –
Read More : Biar Nggak Lesu, Ini 4 Makanan Penambah Energi yang Cocok Dikonsumsi saat Sarapan
Sebelum bulan Ramadhan, Kementerian Kesehatan di Indonesia mengimbau publik untuk mempertahankan menu Iftar untuk menghindari risiko diabetes, tekanan darah tinggi, masalah jantung. Momen puasa sebenarnya adalah waktu yang tepat untuk mengistirahatkan organ tubuh.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular atas Kementerian Kesehatan Indonesia, Dr. Siti Nadia Tarmizi, tidak memungkinkan manfaat kesehatan untuk tidak diperoleh dengan kebiasaan menjadi orang gila ketika Anda melanggar pekerjaan.
“Ya, jadi pekerjaan itu sebenarnya adalah upaya, yang kita tahu bahwa manfaatnya mengistirahatkan organ kita, yang kami harap sehat lagi,” kata Dr. Nadia untuk AFP ketika dia bertemu di gedung Transmedia (Selasa 25/2025).
“Sekali lagi, ini berlebihan, bahkan ketika Anda melanggar pos, itu pasti akan berdampak negatif pada kita, jadi itu bukan balas dendam,” lanjutnya.
Nadia merekomendasikan untuk terus memperhatikan menu kerusakan dalam batas atau kadar gula, garam dan lemak (GGL). “Jangan merusak pos berarti bebas, makan semuanya,” kata Dr. Nadia.
Pemeriksaan Kesehatan EMPA GRATIS
Nadia mengimbau publik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, terutama bagi mereka yang menerima tiket yang sehat, sehingga bertepatan dengan ulang tahun.
Kontrol kesehatan sebelum pos dapat secara bersamaan menjamin risiko atau status setiap orang sebelum pekerjaan.
“Misalnya, apakah kita sudah tekanan darah tinggi, atau kita memiliki pra-diabetes, atau kemudian kita adalah gejala kolesterol tinggi, kita tahu kita dapat mengendalikan perilaku itu,” kata Dr. Nadia.
“Ada beberapa hari lagi, mengunjungi penjara yang ramai, jadi pada saat puasa kita membuat perubahan perilaku, sehingga kita sehat di akhir pekerjaan,” pungkasnya. Tonton video “Video: Warga pada hari ulang tahun itu dapat melihat kesehatan gratis hingga April” (NAF/KNA)