Jakarta –

Read More : Diskon Gede-gedean! Beli Sepeda di Transmart Full Day Sale Cuma Rp 700 Ribuan

Direktorat Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Zona I memastikan operasional penerbangan haji. Hal itu dipastikan saat awak Penerbangan 11 sedang dalam perjalanan dari Bandara Kertajati menuju Madinah, Arab Saudi.

Hari ini rombongan sebelas jemaah haji berjumlah 440 orang meninggalkan Bandara Kertajati menuju Madinah dengan menggunakan pesawat Boeing 777-309R Saudi Arabian Airlines nomor SV 5743, kata Kepala Wilayah Soekarno-Hatta. Kantor Otoritas Bandara, Capt. Yufridon Gandoz dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5/2024).

Kantos mengatakan, sejak edisi kesebelas ini, sebanyak 4.838 calon jemaah haji telah diberangkatkan dari Bandara Kertajati dengan layanan penerbangan 100% tepat waktu.

“Melalui kerja inspektur, keandalan pesawat yang diangkut calon jemaah haji, meliputi keandalan pesawat, kelengkapan dokumen penerbangan, pemeriksaan izin, serta menjamin kesehatan pilot dan personel TNI,” ujarnya.

Selain kehandalan pesawat, pihaknya juga memastikan pemberangkatan calon jamaah haji dari Indramayu menuju Bandara Kertajati, pemeriksaan bagasi di Embarkasi Indramayu, dan Pemeriksaan di pos pemeriksaan dilakukan sesuai standar yang berlaku.

Bandara Kertajati diharapkan dapat mengangkut 13.050 jamaah haji dengan 150 petugas haji asal Indonesia langsung ke Madinah dan Jeddah yang dibagi dalam 30 rangkaian final.

Seperti bandara lainnya, Bandara Kertajati melayani jemaah haji lanjut usia yang akan diprioritaskan pada tahun 2024.

“Saat rombongan kesebelas keluar, gereja yang lama sudah berumur 82 tahun dan semuanya melayani dengan baik,” ujarnya.

Selaras dengan tema ibadah haji lansia, Kantos mengatakan Direktorat Perhubungan telah menjalin kerja sama dengan Bandara Internasional Kerdajati (BIJB), PT. Angasa Pura II, AirNav Indonesia dan mitra terkait di Bandara Kertajati untuk meningkatkan pelayanan bagi pelaku perjalanan lanjut usia, seperti memastikan ketersediaan kursi roda dan pendampingan petugas jemaah berkebutuhan khusus. Pelayanan dimulai dari bandara kedatangan di bandara keberangkatan hingga kedatangan di bandara asal.

“Dengan mengoperasikan penerbangan haji dan umrah dari Bandara Kertajati serta penerbangan internasional reguler dari Kertajati ke Kuala Lumpur pada hari Minggu dan Rabu, kami yakin ini akan menjadi perkembangan perekonomian yang signifikan di Jawa Barat,” tutupnya. (das/eds)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *