Jakarta –
Read More : Jelang Blokir, Kreator TikTok di AS Siap-siap Pindah ke YouTube dll
Pada musim 2023/24, Juventus tertinggal jauh dari Milan. Jawaban jelang musim depan ini diberikan oleh pelatih anyar Juventus, Thiago Motta.
Musim lalu, “Juventus” menjadi salah satu rival “Inter” di Serie A untuk memperebutkan Scudetto. Namun, Bianconeri pada akhirnya harus puas berada di peringkat ketiga klasemen Liga Italia.
Melewati masa-masa sulit, Juventus menyelesaikan musim dengan 71 poin dari 38 pertandingan. Mereka tertinggal 23 poin dari sang juara “Inter”.
Mota tak mau menjawab terlalu banyak soal ini. Ia lebih memilih fokus mempersiapkan Juventus menghadapi kompetisi tersebut.
“Masa lalu adalah masa lalu. Sekarang kami harus fokus pada saat ini dan mempersiapkan diri dengan baik. Kami harus siap ketika musim dimulai dan membuktikan bahwa kami mampu bersaing,” kata Motta dalam konferensi pers saat diperkenalkan sebagai pelatih Juventus, dilansir Football Italia.
Meski demikian, Motta sadar akan tanggung jawab besar yang menantinya di Juventus. Pelatih yang direkrut dari Bologna itu sepakat Juventus harus menang.
“Saya setuju dengan gagasan menang, itu sama untuk semua tim papan atas. Saya merasakan tanggung jawab itu, tapi ini adalah tanggung jawab yang luar biasa,” kata Mota.
“Saya tidak akan mengalihkan tugas ini kepada orang lain, saya ingin melakukan yang terbaik dan menyebarkan semangat dan motivasi.”
“Kami ingin memainkan setiap pertandingan dalam bentuk terbaik dan bersaing dengan semua orang. Ini sekarang ide saya,” kata Thiago Motta. (nds/raw)