Jakarta –

Read More : Kasus Vape Obat Keras Seret Nama Jonathan Frizzy, Pakar Farmasi Soroti Bahayanya

Kanker merupakan masalah kesehatan yang terjadi ketika pertumbuhan sel dalam tubuh tidak terkendali dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Anda bisa terkena penyakit ini pada usia berapa pun. Namun apa yang membedakan pemicu kanker pada anak dewasa?

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. Dr Aru W Sudoyo, SpPD-KHOM menjelaskan, sebagian besar faktor risiko penyebab kanker pada orang dewasa disebabkan oleh gaya hidup dan lingkungan sekitar. Menurut Prof. Penting bagi masyarakat untuk memahami berbagai faktor risiko penyakit kanker agar penyakit berbahaya ini dapat dicegah.

Terlebih lagi, kanker yang disebabkan oleh faktor risiko gaya hidup dan lingkungan membutuhkan waktu 5 hingga 20 tahun untuk berkembang.

“95 persen faktor risiko kanker berasal dari lingkungan, gaya hidup, kebiasaan atau hal-hal yang masuk ke dalam tubuh atau terhirup, seperti merokok,” kata Prof. Aro saat wawancara dengan detikcom, Sabtu (13/7/2024).

Bagaimana dengan kanker pada masa kanak-kanak? Prof. Arrow menemukan bahwa pemicu kanker pada masa kanak-kanak sangat berbeda dibandingkan pada orang dewasa. Dalam banyak kasus, bayi akan terkena kanker segera setelah lahir.

Prof. Aro menyebut keadaan ini sebagai “random error”, yaitu kesalahan genetik pada tubuh anak yang muncul secara acak.

“Orang dewasa mungkin makannya buruk dan kurang berolahraga, tapi tidak ada yang salah dengan anak-anak. Kelainan tersebut sudah ada pada diri anak sejak awal, meski orang tuanya belum mengalaminya. Ini disebut “kesalahan acak”. “kata Prof. Aro.

Prof. Arrow menyebutkan, dampak terburuk kanker dapat dicegah dengan pengobatan yang tepat. Jika terdeteksi dengan cepat, kanker pada anak bisa diobati dengan baik.

Dalam banyak kasus, penderita kanker masa kanak-kanak kini kembali ke kehidupan “normal” seperti orang lainnya. Oleh karena itu, ia meminta pasien dan orang tua yang mendampingi anaknya tidak putus asa dalam berobat.

Secara umum proses pengobatan kanker pada anak dan orang dewasa didasarkan pada prinsip dan metode yang sama. Ini termasuk kemoterapi, terapi radiasi, pembedahan, atau kombinasi beberapa prosedur pengobatan kanker. Perbedaannya terletak pada jenis regimen pengobatan, jenis obat dan kombinasi dosis yang diberikan pada pasien kanker. Tonton video “Kampanye berani kebotakan sebagai bentuk dukungan terhadap anak-anak penyintas kanker” (avk/sao)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *