Jakarta –

Read More : Produk Unggulan RI Bakal Mejeng di Saudi, Transaksi Ditargetkan Rp 2,5 T

Kapolrestabes Bandung Budi Sartono mengatakan, pelecehan terhadap wisatawan asal Singapura yang dilakukan tiga pemuda pada Minggu 29 Desember 2024 di Jalan Braga, Kota Bandung tidak akan berlanjut atau berhenti. Setelah pelaku merilis video permintaan maaf, korban pun memaafkan.

Informasi terkini mengenai kasus pelecehan ini kami terima siang ini dari Atase Polisi Kedutaan Besar Singapura dan Kedutaan Besar Singapura telah berbicara kepada korban dan mengatakan bahwa korban tidak akan melanjutkan kasus ini karena telah meminta maaf kepada pelaku dan juga akan memberikan pelajaran. . Jangan lakukan pada orang lain,” kata Budi kepada awak media, Minggu (5/1/2024).

Budi berharap acara ini dapat menjadi edukasi bagi masyarakat Bandung khususnya yang berwisata ke Kota Bandung. “Korban tidak menindaklanjuti kasus ini dan mudah-mudahan kejadian ini menjadi pembelajaran,” kata Bundy.

Budi mengimbau kepada seluruh wisatawan yang datang ke Bandung untuk menjaga kerapian dan tidak merusak pemandangan kota Bandung.

“Himbauan tegas bagi warga kota wisata Bandung ini untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencoreng citra Bandung,” tegas Budi.

Diberitakan sebelumnya, tiga pemuda berinisial RF, RM, dan MCA asal Simaung, Kabupaten Bandung, ditangkap Satreskrim Polrestabes Bandung karena melakukan pelecehan terhadap pengunjung Jalan Braga yang merupakan wisatawan asal Singapura, Joana, dan Darien, Sabtu (4) lalu.

Menurut Buddy, ketiga pemuda itu tertarik menjadi frame video vlog Joanna dan Darin. “Nah, orang-orang memposting hasil pengakuannya dalam bahasa Inggris karena sangat tertarik atau penasaran,” ujarnya.

Dari tiga terduga pelaku, hanya dua orang yang diduga melakukan pelecehan, dan kedua pelaku mengakuinya.

“Dua dari tiga remaja tersebut mengaku mengacungkan dua jari ke wajah RF dan berpapasan terlebih dahulu dengan korban. Berdasarkan keterangan tersangka, jalanan sempit dan tangannya menyentuh punggung korban.”

“Dan satu lagi yang mengatasnamakan MCA adalah tidak berbuat apa-apa, tidak bergerak dan tidak berbuat apa-apa,” ujarnya, artikel ini dimuat di detikjabar.

Saksikan video “Video Polisi Tangkap 3 Pelaku Pelecehan Turis Singapura di Braga Bandung” (SIM/SIM)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *