Barcelona –
Read More : Andrew Andika Pakai Narkoba karena Masalah Rumah Tangga?
Kabar presiden Barcelona Joan Laporta ingin memecat Xavi Hernandez membuat skuad Barcelona terpecah. Ada yang menginginkan Xavi bertahan, ada pula yang menginginkan Xavi bertahan.
Xavi sempat menyatakan akan mengundurkan diri sebagai pelatih Barcelona pada akhir musim. Pria Spanyol itu kemudian membatalkan keputusannya dan tetap duduk di kursi taktis El Barca.
Namun kini posisi Xavi di Barcelona terancam skorsing. Hal itu menyusul komentar Xavi yang menyalahkan situasi finansial Barcelona yang membuat timnya kesulitan meningkatkan performa.
Pendapat Xavi ada benarnya karena situasi keuangan Barcelona belum sepenuhnya membaik. Namun komentarnya menarik perhatian petinggi Barcelona. Presiden Barcelona Joan Laporta sedang mempertimbangkan memecat Xavi.
Laporta dan Xavi dikabarkan akan segera melakukan pertemuan terkait masalah ini. Usai pertemuan ini, nasib Xavi akan ditentukan pekan depan.
Kasus tersebut memecah belah para pemain Barcelona. Meski ada yang menginginkan Xavi bertahan, ada pula yang berharap Xavi pensiun.
Seperti dikutip Marca, para pemain yang ingin Xavi hengkang mendukung Laporta untuk memecat Xavi. Sang pemain disebut-sebut tidak senang dengan cara Xavi memimpin Blaugrana.
Namun, apakah Barcelona belum memecat Xavi harus dipertimbangkan dengan cermat. Sebab, jika Barcelona mengambil keputusan ini secara sepihak, maka mereka harus membayar Xavi dan stafnya secara terpisah.
Biaya kompensasi berkisar antara 12 juta euro hingga 20 juta euro untuk memberhentikan Xavi dan karyawannya. Sebab, beban finansial Barcelona yang saat ini sedang tidak bagus pasti akan bertambah. (aliran/jalankan)