Jakarta –
Read More : Kalah Dalam Gugatan di AS, Google Dinyatakan Monopoli!
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Sungai, Danau dan Angkutan memberikan pelayanan terhadap 351 penyeberangan yang meliputi 83 penyeberangan niaga dan 269 penyeberangan perintis. Dari sisi infrastruktur, terdapat 13 lokasi yang dibangun Layanan Kepelabuhanan Lokal (LPS).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Irjen Polisi Risyapuddin Narsin mengatakan perlu adanya sinergi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk mewujudkan terselenggaranya penyelenggaraan sungai, danau, dan pelabuhan yang aman, terjamin, dan diawasi.
Jembatan yang menghubungkan sistem jaringan jalan seperti lalu lintas sungai, danau dan penyeberangan memegang peranan yang sangat penting dalam menghubungkan daerah-daerah terpencil di Indonesia, tulisnya, Selasa (1/10/2024).
Dikatakannya, kehadiran SDP Transport di wilayah timur Indonesia sangat membantu pendistribusian produk pertanian dan produk retail hingga menjangkau masyarakat. Tentu bersama-sama kita harus memastikan sistem ini diterapkan secara efektif, efisien dan aman.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum positif bagi perilaku Indonesia, khususnya perilaku PFS, sehingga tercipta komunikasi dan komitmen yang baik dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Lilik Handoyo dalam laporannya menyampaikan bahwa berbagai narasumber yang ahli di bidangnya diundang untuk menciptakan pemahaman dan kerjasama yang lebih baik dalam kegiatan ini. Kepala Badan Keamanan Nasional dan Kepolisian, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, Guru Besar Ahli Administrasi Negara. Dr. Margarito Kamis.
“Selain itu akan ada narasumber lainnya yaitu Tim Khusus Menteri Keuangan, Menteri Investasi Perhubungan, Prof. dr. Vihana Kirana Jaya, Pj Direktur Penilaian Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Kementerian Dalam Negeri. Imelda,” ujarnya.
Seminar dan rapat koordinasi ini akan dilaksanakan selama dua hari hingga tanggal 1 Oktober 2024, dimana hari kedua akan diisi dengan sesi yang dibagikan oleh para Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) se-Indonesia dan KSOPP Kepala Loch Toba.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mengembangkan jaringan transportasi dan mencapai pembangunan daerah secara terpadu, meningkatkan pelayanan dan harmonisasi kebijakan,” jelasnya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengalokasikan 24 lokasi untuk jalur navigasi sungai, 44 unit untuk pembangunan pelabuhan penyeberangan, dan 47 unit untuk dermaga sungai dan danau. Pemerataan pembangunan dan pelayanan ini mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di wilayah pesisir. (mati/mati)