Jakara-artis Jonathan Frizzy (JF) alias Ijonk diperiksa oleh polisi bandara Soekarno-Hatta tentang produksi vape yang mengandung obat-obatan keras. Sebelumnya, polisi menangkap 3 buah yang menghasilkan uap menggunakan obat -obatan ganas ini.

Read More : Terbukti Ilmiah, Ini 8 Kebiasaan yang Bisa Bikin Panjang Umur

Polisi mengatakan JF masih menjadi saksi. Kepala Komisaris Polisi Metro Jaya, Ary Ary Syam Indradi, tidak terus menentukan mengapa JF diperiksa oleh polisi untuk kasus ini.

“Status masih menjadi saksi. Penyelidik membutuhkan pernyataan untuk menyaksikan JF. Ketika panggilan kedua dilakukan, JF belum melakukan panggilan. Sejauh ini belum memenuhi panggilan itu,” kata Ady, yang dikutip oleh DetikNews.

Apa sebenarnya Ethhomid? Profesor apotek, Gadjad Madu University (UGM) Profesor Zullies Ikawati mengatakan bahwa etomid adalah anestesi intravena (disuntikkan ke pembuluh darah), yang umumnya digunakan untuk menyebabkan anestesi sebelum operasi. Profesor Zullies mengatakan bahwa obat ini umumnya digunakan di ICU atau di ruang gawat darurat rumah sakit.

Fungsi utama etomid adalah membuat pasien tidur dengan cepat tanpa menurunkan terlalu banyak tekanan darah.

“Obat ini terutama digunakan pada pasien kardiovaskular kritis, seperti pasien dengan guncangan parah dan trauma. Ethomidate bekerja dengan menekan sistem saraf pusat, terutama dengan meningkatkan aktivitas neurotransmitter (zat alami di otak yang menghambat sinyal saraf),” kata Prof.

Profesor Zullies ingat bahwa etomid tidak dimaksudkan untuk dihirup seperti di Vape. Pelecehan seperti itu bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.

Alasannya, zat etomidasi tidak stabil pada suhu tinggi. Proses pemanasan dalam VEP dapat mengubah struktur kimianya dan menghasilkan zat beracun.

Penggunaan etomida inhalasi juga membuat dosis sulit dikendalikan, sehingga pengguna sangat terpapar pada risiko overdosis.

“Risiko lain, kerusakan paru akibat partikel atau bahan kimia asing. Tidak ada data keamanan untuk penggunaan inhalasi. Idenya adalah bahwa vape bukan dukungan yang aman atau hukum,” kata Prof. Zullies.

Tonton video “Idai meminta peraturan untuk penjualan obat perbaikan” (AVK / KNA)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *