Tangsel Selatan –
Read More : 960 Ribu Ton Beras Bakal Diguyur buat Bansos Selama 6 Bulan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia memiliki peluang dan kemungkinan besar untuk menjadi negara maju. Berdasarkan berbagai perhitungan dengan beberapa referensi, Indonesia layak dianggap sebagai negara maju.
“Kalau dilihat dari perhitungannya, baik PDB maupun pendapatan per kapita, diperkirakan besar kemungkinan kita menjadi negara maju,” kata Jokowi dalam Rakernas Kesehatan 2024, ICE BSD, Tangsel. , Banten, Rabu (24/4/2024).
Menurutnya, 15-20 tahun ke depan akan menjadi masa krusial bagi Indonesia. Sebab bonus demografi diperkirakan mencapai puncaknya pada tahun 2030-an. Saat itu, 68% penduduk Indonesia berada dalam usia kerja.
Menurut Jokowi, peluang seperti itu hanya terjadi satu kali dalam peradaban Tanah Air. Oleh karena itu, peluang ini tidak boleh disia-siakan.
“Ini peluang besar, dan peluang itu hanya datang satu kali dalam peradaban suatu bangsa, bukan dua atau tiga kali. Jika kita bisa memanfaatkan kesempatan ini, kita bisa maju menjadi negara maju,” kata Jokowi.
Dengan demikian, jika peluang ini tidak dimaksimalkan, Indonesia berpeluang mengulangi sejarah negara-negara Amerika Latin yang terjebak sebagai negara berkembang. Jokowi tidak ingin hal itu terjadi.
“Negara-negara Amerika Latin pada tahun 60an dan 70an sudah menjadi negara berkembang, namun karena tidak bisa memanfaatkan peluang yang ada, maka mereka masih menjadi negara berkembang saat ini. Itu tidak bisa terjadi di Indonesia,” tegas Jokowi.
Saksikan video “Catatan Jokowi tentang Masalah Besar Dalam Negeri Indonesia”.
(p/hns)