Jakarta –

Read More : 12 Tim Free Fire Lolos Grand Final FFWS ID 2024 Fall

Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan bahwa Presiden Donald Trump (AS) mungkin dapat melemahkan gangguan keuangan satu sama lain. IMF mengurangi perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 dari 5,1% menjadi 4,7%.

Istana membuka suara tentang ramalan yang tidak menyenangkan yang diungkapkan oleh IMF. Menurut Menteri Negara, Sekretaris Negara, seperti IMF, benar -benar sah untuk memberikan perkiraan ekonomi. Namun, ia menekankan bahwa ekonomi Indonesia saat ini tidak optimisme.

Kata yang optimis, Pigatio, berdasarkan informasi yang sering dijelaskan oleh pemerintah oleh para menteri keuangan di kabinet merah dan putih.

“Kami yakin bahwa kami yakin dengan kerja sama semua pihak, pemerintah, sektor swasta, saudara dan perawat kami, pekerja dan teman masyarakat, di masa depan, kami akan membangun ekonomi kami dengan optimisme,” kata wartawan pada hari Rabu (4/30/2025).

Dia mengatakan Yayasan Ekonomi Indonesia relatif kuat, katanya, cukup stabil dengan pertumbuhan ekonomi tingkat tinggi di kisaran 5%. Selain itu, inflasi nasional juga dikelola dengan baik, yang terendah di dunia. Data inflasi baru -baru ini menunjukkan bahwa dari Maret 2025, inflasi menunjukkan bahwa inflasi hanya 1,65% (bulan/mtm ke bulan) dan 1,03% per tahun (tahun/tahun/tahun -tahun).

“Penggunaan rumah kami juga ditangani. Lingkungan investasi kami juga dipertahankan, yang dibuktikan dengan pencapaian tujuan investasi pada trimester pertama,” kata Pig.

Di satu sisi, pemerintah berusaha memberikan beberapa koperasi investasi untuk meningkatkan ekonomi Indonesia. Pemerintah adalah aturan pembayaran yang memperlambat proses investasi untuk gerakan yang tidak terkendali yang bertujuan memberikan transaksi yang mudah.

Setiap orang juga berbicara tentang tingginya harga emas, yang dianggap sebagai simbol gangguan ekonomi brutal di Indonesia. Menurutnya, ada dua faktor kunci di Indonesia, dan ini tidak terjadi karena kelemahan ekonomi domestik.

Faktor pertama adalah bahwa harga emas akan meningkat di seluruh dunia, yang disebabkan oleh sejumlah hal, termasuk situasi politik dan geo -teknik geografis. Akibatnya, permintaan emas meningkat secara signifikan, menyebabkan mekanisme pemasaran menaikkan harga emas.

Faktor kedua, menurut masing -masing, banyak orang Indonesia menganggap emas sebagai alat investasi yang aman dan stabil. Pergerakan harga emas adalah kecenderungan untuk tumbuh, dan belum lagi fakta bahwa perusahaan kami juga akan berinvestasi dalam emas.

“Terutama karena kami memiliki pertama kalinya, kami memiliki bank emas, bank emas.

Dia menekankan happe yang bahagia bahwa kenaikan harga dan permintaan emas adalah tanda kepedulian terhadap kondisi ekonomi, saya pikir itu berlebihan.

“Terlepas dari masukan atau tampilan, kami berharap kami semua memberikan pendapat konstruktif dan mengoptimalkan kondisi ekonomi kami,” kata Pigatio.

“Kami diperingatkan bahwa kami harus berhati -hati dalam mengelola ekonomi kami dan membentuk kebijakan ekonomi bangsa kami,” katanya.

Tonton juga videonya: dan di antaranya, pertumbuhan ekonomi era amunisi probo

(ACD/ACD)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *