Jakarta –

Layanan pendidikan yang disediakan oleh pihak berwenang memiliki efektivitas pengeluaran anggaran nasional pada tahun 2025. Seperti yang diketahui, program Kartu Smart Indonesian Institusi Manajemen Dana Pendidikan (LPDP) akan berkurang dari Program Kartu CPDPone (KPDP), dan skema untuk skema.

Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Efektivitas Preabobowo Sublovo telah menekankan bahwa efektivitas layanan sipil Prabowo Sublovo telah dimasukkan dalam kategori layanan pendidikan. Sekarang anggaran biaya tidak menghubungi pemerintah.

“Kekuatan kekuasaan menyediakan jenis layanan pendidikan, seperti kekuatan universitas tidak akan terpengaruh.

Presiden Prabovo Spitio, kata Hasan mengatakan Nasby mengatakan tentang dunia pengetahuan. Sejauh ini, program Prabovo yang luar biasa juga tentang bidang pendidikan.

Misalnya, perbaiki area sekolah. Ada lebih dari 10.000 sekolah tahun ini. Kemudian program nutrisi gratis, terutama untuk anak -anak sekolah utama dan menengah.

“Ada juga pengetahuan terintegrasi dengan Program Standar Internasional, jadi dia memberi banyak perhatian pada bidang pendidikan,” kata Hasan Nasby.

Akhirnya, Hasan Nasby belum menjadi posisi yang tidak penting untuk anggaran layanan politik yang tidak penting lagi, yang bukan posisi anggaran.

“Oleh karena itu, oleh karena itu, layanan pendidikan tidak akan kurang dari.

Menteri Keuangan Shri Mumyati Indavravi menyetujui hari yang sama bahwa beberapa beasiswa dari negara dan tidak terpapar pemotongan anggaran. Sri Milyi mengatakan bahwa KIP telah membantu KIP untuk membantu beasiswa LPDP.

“Tidak terpengaruh oleh penyeberangan anggaran dan menurun.

Beasiswa lain dengan orang -orang yang dipimpin oleh Sri Mulyani LPDP dan Kementerian Dalam Negeri juga berlangsung.

“Pada saat yang sama, beasiswa lain – Kementerian Square dan Kementerian LPDP dan para sarjana adalah 40330 siswa – kontrak keagamaan, beasiswa, katanya. (Item / kiloma)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *